Banyak Jabatan Eselon II Hingga IV Kosong, Gubernur Riau Syamsuar : Tak Ganggu Roda Pemerintahan

Administrator - Kamis,28 Maret 2019 - 16:14:37 wib
Banyak Jabatan Eselon II Hingga IV Kosong, Gubernur Riau Syamsuar : Tak Ganggu Roda Pemerintahan
Serah terima jabatan (Sertijab) dan pisah sambut Gubernur Riau sebelumnya, Wan Thamrin Hasim dengan Gubernur Riau terpilih, Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, digelar di Balai Serindit Gedung Daerah, Pekanbaru, Senin (25/2/2019). Tribunp

Radarriaunet.com: Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar belum memberikan bocoran kepada publik kapan dirinya bersama wakilnya Edi Natar Nasution akan merombak kabinet kerjanya di lingkungan Pemprov Riau.

Meski isu rencana mutasi pejabat di lingkungan Pemprov Riau menjadi perbincangan hangat bagi pejabat di lingkungan Pemprov Riau, namun Syamsyuar belum berencana untuk melakukan mutasi.

Meski belum punya rencan kapan dirinya akan melakukan mutasi, namun Syamsuar memastikan mutasi dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan profesionalitas untuk mendukung program-programnya.

Selain itu, dirinya ingin memastikan bahwa mutasi yang nanti ia lakukan, harus sesuai dengan aturan yang berlaku.


"Iya, kan tidak bisa serta merta diganti atau langsung diletakkan begitu saja. Kan masih ada prosedurnya harus dilalui, harus izin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dulu," kata Syamsuar, seperti sitat Tribunpekanbaru.com, Kamis (28/3/2019).

Sementara saat disinggung terkait banyaknya jabatan pejabat eslon III dan IV serta eselon II yang kosong, Syamsuar memastikan hal tersebut tidak akan menggangu jalannya roda pemerintahan karena masih ada pelaksana tugasnya yang memimpin OPD tersebut.

Hingga saat ini setidaknya ada 57 jabatan yang masih kosong dan dijabat ole Plt.


Diantaranya 6 jabatan tinggi pratama (eselon II), 19 jabatan administrator (eselon III) dan 32 pejabat pengawasan (eselon IV).

"Nggak-nggak (mengganggu), kan semua sudah ada Plt. Karena Plt yang ditunjukkan diharapkan mampu melaksanakan tugas-tugasnya," katanya.

Baca: Inhil Punya 23 Ribu Haktare Lahan Sawah, Gubernur Riau Syamsuar Minta Hasil Pertanian Diperhatikan

Sementara Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi, mengungkapkan, Pemprov Riau akan segera membuka lelang jabatan atau seleksi terbuka untuk mengisi sejumlah jabatan eselon II yang saat ini kosong.


Dalam waktu dekat Pemprov Riau akan mengumumkan pendaftaran asesmen untuk mengisi jabatan eselon II di lingkungan Pemprov Riau tersebut.

Sebab saat ini sejumlah jabatan yang kosong tersebut masih diisi oleh pelaksana tugas.

Diantaranya jabatan yang masih kosong tersebut adalah, Asisten II, Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan dan kemasyarakatan.

Kemudian staf ahli bidang pembangunan infrastruktur, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

"Sudah diarahkan, secepatnya kita akan koordinasikan diinternal," katanya.


Pihaknya akan segera mempersiapkan panitia seleksinya (Pansel) sebelum proses pendaftaran asesmen diumumkan.

"Itu harus assesmen, makanya kita persiapkan dulu Panselnya," ujarnya.

Ahmad Hijazi menegaskan, untuk mengisi lima jabatan tersebut tidak harus menunggu enam bulan setelah gubenur Riau dilantik.

Sebab saat ini memang lima jabatan tersebut masih kosong dan harus segera diisi.

"Tidak harus menunggu enam bulan, itu memang harus segera diisi," katanya.


Sebelumnya, Gubenur Riau Syamsuar, sesaat setelah dirinya dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di istana negara, sudah menyiapkan sejumlah nama yang akan membantunya menjalankan roda pemerintahan di Pemprov Riau.

Usai dilantik di Istana Negara, Syamsuar mengaku akan menujuk sejumlah pejabat untuk mengisi jabatan strategis di lingkungan Pemprov Riau.

abatan eselon II tersebut memang masih kosong dan masih dijabat oleh pelaksana tugas.

Sehingga dirinya akan mengisi jabatan yang kosong tersebut dengan pejabat yang sudah dirinya persiapkan.


"Tentu kita pertama akan mencari pejabat yang akan mengisi kekosongan yang ada.

Beberapa pekan ini kita akan tunjuk pejabatnya, itu langkah pertama kita,” kata Syamsuar.

Saat disinggung apakah selain lima jabatan tersebut akan ada jabatan lain yang akan dirinya lakukan mutasi, Syamsuar belum memiliki rencana untuk itu.

Sebab untuk perombakan kabinetnya dirinya baru fokus mengisi jabatan yang kosong dulu.

“Belum tahu, langkah pertama yang jelas diisi kekosongan yang ada saat ini,” ujarnya.


RRN/TP