Uji Beban Jembatan Siak IV

DPRD Riau Minta Hasilnya Diumumkan ke Publik

Administrator - Jumat,08 Februari 2019 - 19:27:17 wib
DPRD Riau Minta Hasilnya Diumumkan ke Publik
Kementerian Pekerjaan Umum bersama tim dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) melakukan uji beban dengan cara menyusun sebanyak 24 unit mobil dam truk bermuatan pasir di jembatan Siak IV Pekanbaru, Riau, Jumat (8/2/2019). Foto: Ant

Pekanbaru: Jembatan Siak IV yang menghubungkan Jalan Sudirman dengan Rumbai dilakukan uji beban, Jumat, pekan lalu.

Kalangan legislatif di Riau meminta agar keselamatan pengendara yang nantinya melintas di jembatan Siak IV harus bisa dijamin keamananya.

"Uji beban ini harus betul-betul akurat dan perlu kehati-hatian dalam mengujinya. Karena ini menyangkut keselamatan banyak orang," kata Anggota Komisi IV DPRD Riau, Abdull Wahid, seperti dikutip dari Tribunpekanbaru.

Pihaknya meminta pihak kontraktor agar benar-benar memastikan jembatan tersebut aman untuk dilewati. Jika hasil uji beban menyatakan masih ada pembenahan yang dilakukan, maka harus ditindaklanjuti sebelum dibuka untuk umum.

"Tim ahli kan ikut dalam uji beban, karena ini kan untuk keselamatan. Karena hanya ahli jembatan yang bisa mengujinya. Harus ada standarnya. Kalau memang ada catatan, berarti belum layak dan itu harus ditindaklanjuti oleh dinas teknis," katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta kepada tim menguji agar bisa menyampaikan hasil uji beban kepada publik. Sehingga publik mendapatkan informasi yang jelas terkait hasil uji beban tersebut.

"Hasilnya harus diumumkan, itukan fasilitas umum, jadi harus dipublikasikan supaya orang tidak takut saat melewati jembatan itu," ujarnya.

Seperti diketahui, Uji jembatan Siak IV telah dilaksanakan Jumat pekan lalu. Perwakilan dari Kementrian PU RI bersama tim dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).

Pengendali Jembatan Siak IV Dinas PUPR Riau, Maisar Damri saat dikonfirmasi awak media, pekan lalu, mengatakan tim dari pusat sudah mempersiapkan uji beban. Sedangkan uji bebannya telah dilakukan Jumat (8/2/2019). Mulai dari pagi hingga malam hari.

Maisar mengungangkapkan, sejumlah akademisi yang ahli dibidang jembatan dari universitas ternama di Indonesia ikut melakukan uji beban Jembatan Siak IV. Diantaranya Prof Iswandi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Bambang Suhendro dari Universitas Gajah Mada (UGM) dan DR Heru dari Universitas Indonesia (UI). Seluruh akademini ahli jembatan ini masuk kedalam tim KKJTJ.

"Memang dari awal mereka yang memantau," ujarnya.

Sebanyak 25 unit truk dengan muatan seberat 34 ton disiapkan untuk melakukan load test atau uji beban Jembatan Siak IV, Jumat (8/2/2019). Truk yang berisi muatan berat disusun secara sejajar di sepanjang jembatan.

"Dari 25 unit mobil itu atau mobil yang disiapkan untuk beban dinamis," kata Maisar.

Uji beban ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui ketahanan, kekuatan dan kualitas dari jembatan yang diuji. Dengan metode uji beban maka suatu jembatan bisa ditentukan apakah sudah layak beroperasi atau belum.

Pengujian ini dilakukan berulang-ulang sampai mendapatkan hasil yang sesuai dengan standart pengukuran yang telah ditetapkan. Fungsinya, agar jembatan dapat bertahan ketika banyak kendaraan berat yang lewat diatasnya.

"Tapi untuk teknis detailnya nanti tim yang akan menjelaskan," ujarnya.

 

RR/Tp/Adv