Keluarga Nenek Korban Pemeganggalan Kepala di Rohul Minta Terdakwa Dihukum Mati

Administrator - Jumat,05 Agustus 2016 - 11:09:05 wib
Keluarga Nenek Korban Pemeganggalan Kepala di Rohul Minta Terdakwa Dihukum Mati
Sidang lanjutan perkara pembunuhan sadis dengan korban nenek Intan kepalanya terpenggal di PN Pasirpangarian. rtc
RADARRIAUNET.COM - Wahyuni meminta ke Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian, Rokan Hulu (Rohul), agar menjatuhkan hukuman mati terhadap terdakwa Rismin (19), pemuda sadis yang memenggal leher ibunya, Intan (60). Permintaan Wahyuni disampaikan ke Majelis Hakim saat sidang agenda keterangan saksi di PN Pasirpangaraian, diketuai Sahrudi juga Ketua PN Pasirpangaraian, dan hakim anggota Binsar dan Adil, Rabu (3/8/16) sore.
 
"Kalau nggak dihukum mati, saya nggak akan puas. Malah enak dia dipenjara dikasih makan. Sedangkan ibu saya sudah nggak ada," minta Wahyuni ke Majelis Hakim seraya berlinang air mata.
 
Wahyuni mengungkapkan Rismin sejak bertahun-tahun lalu ikut keluarganya, yakni di rumah kakaknya Yusmita, anak sulung nenek Intan. Namun, menurut Wahyuni, kebaikan keluarganya dibalas Rismin dengan tindakan sadis hingga menyebabkan ibunya mati dengan cara mengerikan.
 
Kepala nenek Intan dipenggal Rismin dari arah belakang saat tengah menemani cucunya Maya (6 tahun) makan siang di bawah pohon kelapa sawit, samping rumah korban di Transpol RT 001/ RW 002 Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujungbatu, Selasa (3/5/16) lalu sekira pukul 11.30 WIB.
 
Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Rohul, Gilang Gumilang, mengatakan dalam sidang ini dihadirkan lima saksi, terdiri Wahyuni, Yusmita selaku ibu angkat Rismin, serta tiga cucu nenek Intan. Sidang pembunuhan ditunda dan dilanjutkan di pekan depan dengan agenda mendengar pembelaan terdakwa Rismin.
 
Diwartakan awak media sebelumnya, Rismin nekat memenggal kepala nenek Intan karena sakit hati dituduh mencuri tabung gas 3 kilogram oleh Nenek Intan. Penyidik Polres Rohul, sebelumnya, menjerat terdakwa tunggal ini dengan pasal 340 KUHP. Bahkan, kepada wartawan, Rismin sama sekali tak menyesal sudah memenggal leher nenek Intan, ia mengaku puas dendamnya sudah terbalas. 
 
 
teu/rtc/radarriaunet.com