Pantau Pembagian Masker di Puskesmas Ujungbatu

Wabup Hafith: Saat Ini Titik Api di Rohul Tidak Ada

Administrator - Sabtu,03 Oktober 2015 - 09:51:42 wib
Wabup Hafith: Saat Ini Titik Api di Rohul Tidak Ada
Wakil Bupati kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Ir H Hafith Syukri MM, Kamis (1/10) pagi, memantau pembagian masker pada masyarakat pengguna jalan yang dibagikan Pegawai Puskesmas Ujungbatu./FOTO: riaugreen

ROHUL (RRN) - Wakil Bupati kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Ir H Hafith Syukri MM, Kamis (1/10) pagi, memantau pembagian masker pada masyarakat pengguna jalan yang dibagikan Pegawai Puskesmas Ujungbatu.

Wabup Hafith Syukri ikut serta membagikan masker bersama Kepala Puskesmas (Kapus) dan para petugas lainnya, pada masyarakat yang melintas di jalan Sudirman/depan Puskesmas Ujungbatu. Di tempat pembagian masker Kapus Ujungbatu, dr H Faisal Harahap, mengatakan, hingga saat ini masker yang sudah dibagi-bagikan pada masyarakat sebanyak 18.000 masker, sebutnya.
 
Ditempat yang sama, Wabup menghimbau, seluruh lapisan masyarakat agar betul-betul menjaga kondisi kesehatan diri dan keluarga terutama anak-anak yang rentan terhadap penyakit sebagai dampak kabut asap yang terus melanda daerah Kab.Rohul.

"Diharapkan jika keluar rumah atau beraktivitas agar tetap memakai masker untuk menghindari penyakit akibat kabut asap tersebut. Diliburkannya sekolah dalam situasi asap yang semakin pekat ini, adalah merupakan kebijakan pemerintah kabupaten, agar anak-anak terhindar dari penyakit, oleh karena itu,Pemerintah Kab.Rohul mengharapkan kepada para orangtua diminta untuk turut mengawasi anak,agar tidak berkeliaran ke luar dari rumah," ungkapnya.
 
Pemkab Rohul melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), terus berupaya dengan melakukan pengawasan ketat agar tidak sampai terjadi pembakaran lahan, seperti kita ketahui beberapa hari ini asap semakin tebal karena asap kiriman dari sumatera selatan dan daerah lainnya, dan kita tetap menjaga agar titik api tidak ada di Rohul sehingga tidak menambah asap yang ada.

Data terakhir menunjukkan titik api di Rohul boleh dikatakan tidak ada, untuk itu kita juga berharap agar masyarakat Rohul juga turut membantu mengawasi agar tidak terjadi pembakaran lahan, terang Hafith. Selama September masyarakat penderita penyakit ISPA sebanyak 4.815 kasus

Kepala dinas kesehatan kabupaten Rohul, Drg Grifino, yang dihubungi melalui ponselnya menyebutkan, selama September 2015 ini telah terjadi peningkatan sejumlah penyakit akibat bencana asap, seperti ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) 4.815 kasus, asma 388 kasus, iritasi kulit 462 kasus, iritasi mata 552 kasus, pneumonia 7 kasus.Jawab isi teleponnya. (rgc)