Kominfo Minta Masyarakat Pahami Dampak Mudik di Tengah Pandemi

Administrator - Kamis,06 Mei 2021 - 16:50:47 wib
Kominfo Minta Masyarakat Pahami Dampak Mudik di Tengah Pandemi
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate dalam Diskusi Media (Dismed) Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) yang digelar secara virtual bertajuk "Jaga Keluarga, Tidak Mudik"

RADARRIAUNET.COM: Kementerian Komunikasi dan Informatika terus berupaya mencegah peningkatan Covid-19 di Indonesia melalui himbauan agar masyarakat tidak mudik.

Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate dalam Diskusi Media (Dismed) Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) yang digelar secara virtual bertajuk "Jaga Keluarga, Tidak Mudik", Rabu 5 Mei 2021.

Sebab menurut Kominfo, ancaman mematikan wabah global Covid-19 ketika mudik senantiasa menghampiri setiap individu masyarakat di tanah air.

"Semua aktivitas kominfo telah menyiapkannya tidak saja komunikasi publik, tetapi juga menyiapkan masyarakat agar merayakan lebaran dan puasa di dalam ruang digital," kata Menkominfo Johnny Gerard Plate dalam keterangan tertulisnya yang diterima www.radarriaunet.com Kamis 6 Mei 2021.

Menkominfo mengatakan, pihaknya telah berupaya optimal menyebarkan pesan tidak mudik kepada masyarakat luas.

Tujuannya lanjut Menkominfo, masyarakat dapat menaati kebijakan larangan mudik yang telah diterbitkan oleh pemerintah dalam beberapa waktu lalu.

Sehingga, setiap individu seyogyanya dapat merayakan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah di rumah tinggalnya masing-masing.

Hal ini penting dilakukan pemerintah guna memutus rantai penyebaran wabah global di berbagai tempat di dalam negeri.

Dari kebijakan tersebut, membuktikan bahwa pemerintah tengah serius dalam mengantisipasi lonjakan kasus positif di berbagai tempat.

"Presiden memerintahkan untuk mengambil langkah-langkah yang tepat dan tegas menyelesaikan dan memperkecil potensi penyebaran virus," katanya.

Melalui berbagai kanal komunikasi, pihaknya menyebarluaskan pesan anjuran tidak mudik kepada masyarakat secara masif.

Dari mulai media sosial (medsos), media massa, media online hingga SMS blast yang disebarluaskan kepada masyarakat guna masyarakat mengurungkan niatnya melakukan mudik.

Dengan menghindari bepergian mudik, disinyalir akan membuat potensi penularan COVID-19 berkurang dengan signifikan antar individu.

Sebab, tempat tinggal merupakan wilayah yang aman dari ancaman terinfeksi wabah global yang masih merebak di berbagai daerah.

"Memastikan bahwa Indonesia berhasil untuk menangani pandemi, untuk menurunkan serendah -rendahnya," tuturnya.

Oleh karena itu, Menkominfo mengajak, seluruh masyarakat untuk berpartisipasi secara nyata terhadap kebijakan tidak mudik. Dengan begitu, kebijakan di atas dapat dilakukan secara optimal dalam menekan kasus positif COVID-19 pada beberapa waktu ke depan. Lakukan hal tersebut sebagai bentuk kerja sama kolaborasi antara masyarakat dengan  pemerintah. Adanya hal itu, akan memperkuat upaya pemerintah dalam melakukan penanganan COVID-19 dalam beberapa waktu ke depan.

"Masyarakat harus berpartisipasi dalam kebijakan tersebut," pungkas Menkominfo.

Kegiatan FMB9 juga bisa diikuti secara langsung di FMB9ID_ (Twitter), FMB9.ID (Instagram),

FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID_IKP (Youtube). (FMB9/Jhon/VR/TR)