Irjen Gatot Jadi Wakapolri, Kapolda Metro Irjen Nana Sujana

Administrator - Senin,23 Desember 2019 - 13:20:20 wib
Irjen Gatot Jadi Wakapolri, Kapolda Metro Irjen Nana Sujana
Foto Irjen Gatot Eddy Pramono

RADARRIAUNET.COM: Kapolri Jenderal Idham Azis kembali melakukan rotasi di tubuh Polri. Irjen Gatot Eddy Pramono, yang kini menjabat Kapolda Metro Jaya, dipercaya menjadi Wakapolri.

Hal tersebut diketahui dari Surat Telegram Kapolri nomor ST/330/XII/KEP/2019 tertanggal 20 Desember 2019.

Sehubungan dengan promosinya sebagai Wakapolri, Gatot juga akan mendapatkan kenaikan pangkat menjadi komisaris jenderal.

Sebelumnya, Idham sempat memberikan kode untuk memboyong Gatot ke Mabes Polri. Awalnya, Idham memuji kinerja Gatot sebagai Kapolda Metro Jaya.

Hal itu disampaikan pada acara perkembangan kamera electronic traffic law enforcement (ETLE), peluncuran aplikasi Satpam Mantap, dan aplikasi Help Renakta di Polda Metro Jaya, pada Kamis (5/12/2019).

"Saya membayangkan 1 tahun 8 bulan saya jadi Kapolda, saya tidak mampu melakukan ini," ungkap Idham saat memberi sambutan.

"Pak Gatot ini belum setahun sudah bisa melaksanakan kegiatan ini sehingga dari semua ini cuma satu kata, luar biasa," kata dia yang disambut tepuk tangan hadirin.

Setelah itu, Idham bahkan memberi sinyal bahwa Gatot sudah layak untuk diberi jabatan di Mabes Polri. "Sudah pantas Pak Gatot ini ke Mabes Polri," tutur Idham sambil tertawa.

Di pengujung sambutannya, Idham kembali menyinggung pergeseran jabatan bagi Gatot. Awalnya, Idham membicarakan perihal kelanjutan program yang baru diluncurkan Polda Metro Jaya.

Idham mengingatkan agar program tersebut terus dilanjutkan meski posisi kapolda diganti."Sebentar lagi Pak Kapolda bergeser. Kalau Kapolda-nya tidak eager sama ini, ya hanya tinggal saja program," ungkapnya.

"Mutasi ini adalah hal yang alami dalam organisasi Polri sebagai tour of duty dan tour of area, penyegaran, promosi dan dalam rangka performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, dilansir dari detik.com, Jumat (20/12).

Irjen Gatot menggantikan Komjen Ari Dono Sukmanto. Berdasarkan surat telegram tersebut, Ari Dono dimutasi menjadi pati Mabes Polri dalam rangka pensiun.

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memang kembali melakukan rotasi para perwira tinggi dan menengah. Ada tiga kapolda diganti termasuk Kapolda Metro Jaya.

Hal itu tertuang dalam Surat Telegram nomor: ST/3331/XIII/KEP./2019 ter tanggal Jumat (20/12/2019). Surat itu ditandatangani oleh As SDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri.

Seperti termaktub dalam surat telegram tersebut, Kapolda Metro Jaya akan dijabat Irjen Nana Sujana yang kini masih menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat. Dia menggantikan Irjen Gatot Eddy Pramono yang sudah dipastikan promosi menjadi Wakapolri.

Sebagai pengganti Irjen Nana Kapolda NTB, Polri menunjuk Irjen Tomsi Tohir.

Adapun Irjen Tomsi Tohir saat ini menjabat Kapolda Banten. Posisinya akan digantikan Irjen Agung Sabar Santoso yang saat ini menjabat Asrena Kapolri.

"Ya benar, TR Wakapolri sudah keluar. Ada juga TR beberapa kapolda. Mutasi ini adalah hal yang alami dalam organisasi Polri sebagai tour of duty dan tour of area, penyegaran, promosi dan dalam rangka performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono.

Sehubungan dengan mutasi dan promosi sejumlah perwira tinggi dan menengah Polri kali ini, Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto diangkat menjadi Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi (Karorenmin) Bareskrim Polri.

Posisi Kapolrestabes Medan yang ditinggalkan Kombes Dadang akan diisi oleh Kombes Johnny Eddizon Isir. Saat ini Kombes Johnny menjabat analis kebijakan madya bidang Binkar SSDM Polri.

 

RR/kps/dtc/zet