Bukan Merampok di Bank BNI Dumai Riau, Pelaku Cuma Berhalusinasi Lakukan Adegan Aksi Film Hollywood.

Administrator - Selasa,12 Maret 2019 - 13:55:12 wib
Bukan Merampok di Bank BNI Dumai Riau, Pelaku Cuma Berhalusinasi Lakukan Adegan Aksi Film Hollywood.
TERUNGKAP Identitas Pelaku Pengrusakan di Bank BNI 46 Dumai, Sempat Ancam Teller, Bukan Perampokan. tribunpekanbaru.com pic

Dumai: Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan mengatakan, Margono terobsesi dengan adegan action khas film-film Hollywood.

Tak tanggung, dari pengakuan pelaku yang dihimpun saat pemeriksaan pihak kepolisian, dia sudah merencanakan aksinya tersebut sejak dua minggu lalu.

"Jadi, aksi pelaku ini tidak memiliki keterkaitan dengan masalah pribadi atau punya masalah keuangan dengan BNI. Tak ada. Hal ini murni karena dorongan dari aksi-aksi yang ia lihat di film-film barat," papar Kapolres saat ekspos di Mapolres Dumai seperti sitat tribunpekanbaru.com, Selasa (12/3/2019).


Dilanjutkannya, dalam pemeriksaan bersama pihak kepolisian, pelaku masih berhalusinasi tentang adegan-adegan film yang ia tonton.

Saksikan juga berita video menarik dengan subscribe ke channel YouTube Tribunpekanbaru.com:

"Kita beranggapan, seakan-akan ada yang menyuruh pelaku untuk berbuat seperti di film-film," sampainya kemudian.

Kapolres membantah terkait isu perampokan yang santer terdengar pasca aksi nekat pelaku di perusahaan keuangan plat merah itu.

Namun demikian, pihaknya masih berusaha menggali motif yang melatari kenekatan pelaku kemarin.

"Tak ada aksi perampokan. Dia (pelaku, red) memang hanya ingin bikin keramaian saja seperti adegan film. Dia juga menyuruh semua orang keluar," sebut Kapolres.

"Tak ada proses penyanderaan maupun merampas properti perbankan tak ada. Hanya merusak sejumlah properti dan mengancam itu betul," lanjutnya kemudian.


Pihak kepolisian juga berencana melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku dalam waktu dekat.

"Bagaimana kondisi kejiwaannya, itu biar hasil pemeriksaan kejiwaan yang membuktikan. Tak mungkin bermain asumsi dalam hal ini," tutup Kapolres.


Akan Jalani Psikotest

Margono (44) ditetapkan sebagai tersangka pelaku perusakan dan pengancaman saat mengamuk di Bank BNI Dumai Jalan Sudirman, Kelurahan Teluk Binjai.

Dalam ekspose di Mapolres Dumai yang dipimpin langsung Kapolres Dumai AKBP Restika PN, Selasa (12/2), dinyatakan, motif pelaku dalam melakukan perusakan masih terus didalami.

Pelaku akan menjalani psikotest untuk memastikan kondisi kejiwaannya.

Namun berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku dan 10 saksi yang sudah diperiksa, tidak ada unsur perampokan dalam aksi Margono.

Ia diduga melakukan aksi ini karena ingin mencari sensasi karena terobsesi setelah menonton film barat.


"Keterangan tersangka saat diperiksa, ia terobsesi melakukan penyerangan di bank usai menonton film barat." kata Kapolres.

Seperti sitat tribunpekanbaru.com sebelumnya, pada Senin (11/3) pagi, Margono tiba-tiba mengamuk sambil mengancam nasabah dan pengawai Bank BNI Dumai.

Awalnya, aksi ini diduga sebagai perampokan. Namun aparat kepolisian berhasil menggagalkan aksi pelaku. Pelaku terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas. Pelaku diduga akan melaksanakan aksi pengrusakan Bank BNI.


Warga Jl Purnama itu juga membawa parang dan bensin untuk membakar bank. Informasi yang dihimpun Tribun, kejadian itu terjadi pada pukul 08.30 WIB. Saat itu Bank BNI melakukan pelayanan seperti biasa.

Tiba-tiba tersangka datang menggunakan sepada motor dan langsung masuk ke ruang depan dan menuju teller 3.

Sambil mengancam petugas bank. Pelaku mengancam sambil mengayunkan parang ke arah petugas dan menyiramkan bensin serta mengoyak-ngoyak slip setoran bank.

Kapolres Dumai, AKBP Restika PN menegaskan bahwa keributan di BNI Dumai, bukan perampokan.


Ia memastikan tidak ada uang yang dirampas oleh pelaku perusakan yang belakangan diketahui sebagai pedagang minuman bandrek ini.

"Saya tegaskan bahwa itu bukan perampokan. Aksi tersebut perusakan dan pengancaman," jelas Restika.

Polisi menembak kaki kiri pelaku dan sempat mendapat perawatan medis di RSUD Dumai.

"Kami terpaksa lumpuhkan pelaku. Sebab melakukan perlawanan dan mengancam nasabah di bank," terangnya.


RRN/tribunpekanbaru.com