Tuntut SP3 Karlahut Dicabut, Tiga Aktivis Walhi Gelar Aksi Tutup Mulut Minta Kapolda Riau Dicopot

Administrator - Kamis,11 Agustus 2016 - 09:25:00 wib
Tuntut SP3 Karlahut Dicabut, Tiga Aktivis Walhi Gelar Aksi Tutup Mulut Minta Kapolda Riau Dicopot
Tiga aktivis Walhi Riau gelar aksi tutup mulut di tugu titik nol atau tugu zapin. rtc
RADARRIAUNET.COM - Tiga orang Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau gelar aksi tutup mulut di bundaran tugu titik nol atau biasa disebut tugu zapin. Tidak ada orasi teriakan apalagi mengganggu pengendara yang melintas di Jalan Sudirman. Meski begitu, aksi tiga orang Walhi ini bukan sembarang tuntutan. Yakni meminta Kapolda Riau dicopot dari jabatannya serta meminta kepada Kapolri mencabut Surat Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap 15 perusahaan yang diduga melakukan pembakaran lahan.
 
Tuntutan tersebut disampaikan melalui tulisan yang dibentangkan dispanduk. Aksi tiga orang ini cukup menyita perhatian pengendara yang melintas di bundaran tersebut meski silint suara. 
 
Lukman usai aksi tersebut menyatakan, aksi tersebut merupakan aksi lanjutan yang telah digelar beberapa waktu lalu dengan tuntutan sama. Menurutnya lagi, akan ada aksi-aksi berikutnya dengan melibatkan massa. "Aksi ini akan terus kita lakukan sampai tuntutan utama kita SP3 terhadap 15 perusahaan yang diduga telah melakukan pembakaran lahan tersebut dicabut dan kembali dilakukan penyidikan," kata Lukman. 
 
Masih menurut Lukman, jika saja aparat berwenang ingat bagaimana masa-masa ketika Riau diselimuti asap karena kebakaran hutan. Dimana semua sendi-sendi kehidupan terganggu mulai terganggunya perekonomian, sekolah diliburkan, anak-anak harus diungsikan karena bahanya penyakit ditimbulkan asap, ribuan masyarakat terserang Ispa. 
 
"Masih ingatkan pilunya Riau kita dulu. Kita sempat diberi harapan karena banyak perusahaan diduga membakar lahan disidik. Hari ini kita lihat, di-SP3-kan seperti tak ada kejadian," ungkap Lukman. 
 
 
teu/rtc/radarriaunet.com