Camat Tanah Putih Resmikan Perlombaan Pacu Jalur IPSTB

Administrator - Rabu,13 Juli 2016 - 08:31:35 wib
Camat Tanah Putih Resmikan Perlombaan Pacu Jalur IPSTB
Acara lomba pacu jalur di kecamatan Tanah Putih. Rusdy
RADARRIAUNET.COM - Camat Tanah Putih, Suryadi SE, Sabtu (9/6) lalu secara resmi membuka perlombaan Pacu Jalur atau Dayung Sampan yang ditaja Ikatan Pemuda Sedinginan Tengah Bersatu (IPSTB) dalam rangka memeriahkan Idul Fitri 1437 H.
 
Acara terlihat meriah dengan dihadiri Lurah Sedinginan H Jamsuri Sos, Kepala UPTD Pendidikan Tanah Putih Zaipul Kahar SPd, para ketua RT, para ketua RW, para tokoh masyarakat, para tokoh agama, para tokoh pemuda Sedinginan, dan ribuan masyarakat yang hadir dari berbagai daerah.
 
Ketua panitia Rustam SPd mengatakan, bahwa acara perlombaan pacu jalur itu terlaksana tidak terlepas karena adanya dukungan penuh dari seluruh element di Kecamatan Tanah Putih. 
 
"Saya selaku ketua panitia mengucapkan ribuan terimakasih atas dukungan tersebut, dan tentunya acara ini adalah dari kita untuk kita yang tentunya pada tahun berikut akan kita usahakan bisa kita buat lebih meriah lagi," katanya. Diterangkannya, bahwa para perseta yang ikut terdiri dari 32 tim. Satu tim terdiri dari dua orang. 
 
"Kami dari panitia telah menyediakan beberapa hadiah. Diantaranya, untuk juara 1, 2 dan 3 berhak mendapatkan uang pembinaan, trofi, mendali dan bingkisan lebaran," terangnya. Untuk juara 2 berhak memperoleh uang binaan, trofi, mendali, dan bingkisan lebaran," terangnya.
 
Lurah Sedinginan H. Jamsuri Sos mengatakan, bahwa pihaknya sangat bangga atas perlombaan yang di buat oleh Ikatan Pemuda Sedinginan Tengah Bersatu ( IPSTB ) tersebut. 
 
"Ini merupakan sejarah baru bagi Kelurahan Sedinginan dan Kecamatan Tanah Putih yang telah membuat perlombaan pacu jalur sampan, yang sebelumnya belum pernah di buat," ungkapnya.
 
Hal yang sama juga dikatakan Camat Tanah Putih Suryadi SE. Menurutnya, kegiatan pacu jalur itu merupakan sejarah baru. 
 
"Tentunya, ini merupakan sebagai salah satu ajang wisata budaya melayu yang harus dibudayakan dan jangan sampai hilang. Karena sampan merupakan sebuah cipta karya dari inovasi orang tua kita terdahulu dalam mengatasi masalah transformasi di sungai yang harus diikuti kondisi pasang surut, dan sampan merupakan alat tranfortasi sebagai alat pencarian ikan di sungai. Jadi, mari kita mempertahankan dan melestarikan budaya daerah di tengah marak nya budaya asing," papar Suryadi. 
 
Dia juga berharap, kegiatan lomba pacu jalur itu bisa dilakukan setiap tahun nya. "Kalau bisa setiap hari-hari besar bisa dilakukan untuk sebagai hiburan masyarakat kita. Saya sebagai Pimpinan di Kecamatan Tanah Putih mendukung sepenuh nya kegiatan ini," tandas Suryadi. 
 
 
Rusdy/radarriaunet.com