Kontrak Diputus, Puluhan eks Karyawan ABB Demo di Depan Gerbang PT. CPI Duri

Administrator - Selasa,21 Juni 2016 - 08:46:01 wib
Kontrak Diputus, Puluhan eks Karyawan ABB Demo di Depan Gerbang PT. CPI Duri
Puluhan mantan karyawan PT. ABB menggelar aksi demo di depan pintu gerbang PT. CPI di Duri. rtc

RADARRIAUNET.COM - Dipertengahan bulan suci Ramadhan, Senin (20/6/16), Puluhan eks karyawan PT. Adonara Bakti Bangsa (ABB) yang bergerak dibidang pengamanan aset vital PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI) di Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, menggelar aksi damai tepat didepan akses gerbang Gate III, Kelurahan Pematang Pudu.
    
Aksi puluhan karyawan yang resmi kontraknya diputus pada 1 Mei 2016 lalu itu diantaranya menuntut agar dipekerjakan kembali, jangan ada pengurangan serta memulangkan tenaga asing.
    
Hal tersebut dikatakan Adam Malik Purba selaku Koordinator lapangan aksi demo damai tersebut. "Kami akan tetap disini sampai ada jawaban resmi dari pihak Chevron. jika perlu, kami akan sertakan anak dan istri kami tetap bertahan disini," ancamnya.
    
Ditambahkan Adam, kesenjangan yang membuat munculnya aksi demo itu dikarenakan sesama karyawan asal Kabupaten Rokan hilir (Rohil) tidak diberlakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) tanpa alasan yang jelas. "Memang aktifitas kerja kami dibangko, balam Rohil. Tapi, kenapa kok hanya kami yang berindentitas Kabupaten Bengkalis saja yang diputus kontrak," tudingnya.
    
Dari pantauan awak media dilapangan, aksi yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB disimpang pokok jengkol, berakhir di Gate III, Pematang Pudi dengan membentangkan sejumlah spanduk menggunakan karton dan kain putih dan direncanakan akan berlangsung hingga tiga hari kedepan.
    
Terpisah, perwakilan management PT. CPI, Siregar Zahari menjelaskan jika permasalahan eks karyawan ABB itu sama sekali tidak ada campur tangan PT. CPI dikarenakan kurangnya produksi sumur minyak yang ada. "Hal PHK ini murni keputusan perusahaan masing - masing dan bukan ikut serta Chevron. Diharapkan pihak pendemo paham akan situasi ini," jelasnya mengakhiri.


teu/rtc/radarriaunet.com