Disdukcapil Rekam Data Penduduk dengan Sistem Jemput Bola

Administrator - Senin,25 November 2019 - 15:39:08 wib
Disdukcapil Rekam Data Penduduk dengan Sistem Jemput Bola
Kadisdukcapil Syaiful Bahri bersama Kades Sontang Zulfahrianto, meninjau langsung pelaksanaan perekaman data penduduk sistem jemput bola, ke masyarakat Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam. Foto: Hrc

RADARRIAUNET.COM: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) kembali melakukan perekaman data penduduk dengan sistem jemput bola. Dikatakan Kadisdukcapil Rohul, H.Syaiful Bahri di ruang kerjanya, bahwa perekaman penduduk langsung ke desa-desa, atas intruksi dari Bupati Rohul H Sukiman. Hal itu untuk memudahkan dan memberikan pelayanan prima ke masyarakat agar bisa mendapat legalitas data penduduk.

"Sebelumnya, petugas kita selama seminggu langsung turun ke Desa Mahato Kecamatan Tambusai Utara, lakukan perekaman data penduduk secara langsung. Bahkan masyarakat yang tidak memiliki Kartu Keluarga (KK) kita terbitkan secara langsung," jelas Syaiful Bahri, dilansir halloriau.com.

Selain itu, data perekaman nantinya juga untuk menerbitkan e-KTP bagi masyarakat yang belum memilikinya. Tapi saat ini Disdukcapil baru terbitkan KK karena blangko e-KTP kini sedang habis dan masih proses pemesanan ke Kementrian di Jakarta. Kata Syaiful, petugas selama sepekan ini juga tengah melakukan perekaman data penduduk di Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam.

"Sudah dua hari petugas kita menginap di Sontang dan kita berterima kasih karena Kades Sontang Zulfahrianto sudah memfasilitasi perekaman data penduduk. Bahkan seluruh masyarakat baik di desa-desa maupun perusahaan, mereka melakukan perekaman di tempat yang sudah disiapkan. Bahkan masyarakat antusias dengan program jemput bola ini," sebut Syaiful Bahri.

Di Mahato, kata Syaiful, dari jumlah penduduk sekitar 6.955 jiwa yag lakukan perekaman selama seminggu, kini bertambah menjadi 8.364 jiwa. Ada penambahan 1.369 jiwa, itu ada yang berasal dari penduduk penduduk yang belum perekaman, penduduk yang tidak punya identitas, maupun penduduk yang tidak terdaftar sama sekali dimungkinkan penduduk pendatang dari daerah lain.

"Juga bagi masyarakat yang akan membuat akte kelahiran, kita juga layani dengan tim berbeda di lapangan. Intinya, keinginan Bupati agar masyarakat dapat memiliki data diri atau identitas yang legal. Sehingga Pemkab Rohul beri pelayanan langsung turun ke masyarakat," ucap Syaiful lagi.

 

RR/DAI