Bangun Pabrik Kertas, Tiga Perusahan asal Korea Bidik Investasi di Tekno Park Pelalawan Riau

Administrator - Rabu,10 April 2019 - 14:03:25 wib
Bangun Pabrik Kertas, Tiga Perusahan asal Korea Bidik Investasi di Tekno Park Pelalawan Riau
Perwakilan tiga perusahaan asal Korea Selatan melakukan pertemuan bersama jajaran Pemda Pelalawan di ruang rapat Sekolah Tinggi Teknogi Kelapa Sawit Indonesia (ST2KSI), Selasa (9/4/2019) sore lalu. Tribunpekanbaru.com pic

Pangkalan Kerinci: Tiga perusahaan asal Korea Selatan berencana akan berinvestasi di kawasan Teknopark Pelalawan Provinsi Riau.

Sebagai langkah awal, para investor itu melakukan kunjungan ke Teknopark di Kecamatan Langgam, Selasa (9/4/2019) sore lalu.

Adapun ketiga perusahaan yang membidik investasi di di Teknopolitan yakni PT Jin Bang Internasional, PT Soban, dan PT Tianjintime.co Ttd.

Sebanyak lima orang perwakilan investor mendatangan kawasan Teknopark melakukan pertemuan dan kunjungan awal.

Rombongan pemodal ini disambut oleh Wakil Bupati Pelalawan Zardewan, Kepala Bappeda Syahrul, Plt Kepala DPMPTSP Budi Surlani, bersama beberapa pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) lainnya.


Rapat digelar di ruangan pertemuan di lantai tiga kampus Sekolah Tinggi Teknologi Kelapa Sawit Indonesia (ST2KSI) Pelalawan yang berdiri megah di areal Tekopolitan.

Dalam pemarannya perwakilan investor menyatakan maksud kedatangan hendak berinvestasi di kawasan Teknopolitan yang luasnya mencapai 3.748 hektar.

"Kami ingin membangun pabrik kertas disini. Itu rencananya melalui tiga perusahaan dari negara kami," ungkap seorang perwakilan investor dengan bahasa Indonesia yang belum fasih, seperti sitat Tribunpekanbaru.com, Rabu (10/4/2019).


Dikatakannya, pabrik kertas yang akan didirikan berbahan baku Tandan Kosong (Tankos) dari kelapa sawit.

Tankos akan diolah menggunakan teknologi terbaru yang ditemukan perusahaan asal Korsel itu menjadi kertas.

Tentu hal ini menjadi terobosan baru karena selama ini bahan dasar pembuatan kertas hanya dikenal dari kayu atau tanaman hutan lainnya.

Pejajakan awal ini untuk melihat aspek-aspek pendukung utama pendirian pabrik kertas. Mulai dari ketersediaan lahan, posisi yang strategis, hingga persedian bahan baku yang dibutuhkan.

"Kami akan berkomunikasi terus dengan pemda untuk menindaklanjuti pertemuan ini," tambahnya.


Kepala Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pelalawan, Syahrul Syarif mengungkapkan, kedatangan investor asal Korsel itu ingin mengkaji hal-hal yang dinilai penting dalam menanamkan investasinya. Seperti letak pembukaan pabrik kertas, ketersediaan air baku, kebutuhan arus listrik, dan faktor pendukung lainnya.

"Termasuk kenyamanan dalam berinvestasi di daerah kita, mereka ingin tahu. Tadi sudah kita paparkan semuanya dan mereka memahminya. Kita lihat bagaimana kelanjutannya," tukas Syahrul.

Pemda berharap investasi dari luar negeri bisa teralisasi di kawasan Teknopolitan sebagaimana tujuan awal didirikannya kawasan itu.

Komunikasi lanjutan akan dijalin terus hingga investor itu yakin menanamkan modalnya.


RRN/TP