Tingkat Hunian Hotel di Jakarta 56,7 Persen

Administrator - Selasa,12 Juli 2016 - 13:12:03 wib
Tingkat Hunian Hotel di Jakarta 56,7 Persen
ilustrasi. kps
RADARRIAUNET.COM - Selama kuartal II 2016 kinerja hotel di Jakarta muai terangkat dan bisnis diklaim berjalan seperti biasanya.
 
Kondisi ini membuat akhir kuartal II kemarin memasuki musim festive atau festive season. Faktornya tak lain karena sedikit orang melakukan perjalanan bisnis sehingga mereka mempercepat jadwalnya.
 
Selain itu, kondisi itu juga menyebabkan peningkatan terhadap performa Meetings, Incentives, Conferences, dan Events (MICE) di sektor hotel.
 
Perusahaan dan pemerintah telah mendorong banyak aktivitas tempat pertemuan mereka sebelum masa festive, maka dari itu okupansi pada kuartal II 2016 meningkat.
 
Di Jakarta, rata-rata tingkat hunian atau average occupancy rate (AOR) hotel meningkat signifikan sebesar 9,5 persen menjadi 56,7 persen dari kuartal II 2015.
Lebih spesifik lagi, yakni di area central business district (CBD), AOR-nya meningkat 8,3 persen menjadi 55,3 persen dari kuartal II 2015.
 
Sedangkan untuk hotel-hotel di luar CBD, peningkatan AOR yang terjadi sebesar 10,4 persen menjadi 57,6 persen.
 
Di area CBD, peningkatan okupansi tertinggi terjadi pada hotel-hotel mewah. Kondisi pasar yang baik membuat AOR-nya lebih tinggi 9,9 persen menjadi 53,17 persen pada Juni 2016 kemarin.
 
Peningkatan AOR tertinggi berikutnya terjadi di hotel-hotel kelas atas CBD, yakni 8,6 persen menjadi 55,26 persen.
 
Di bawahnya ada hotel menengah ke atas yang juga mengalami peningkatan AOR sebesar 7,2 persen menjadi 60,01 persen pada Juni 2016 kemarin.
 
Kemudian hotel menengah dan menengah bawah juga mengalami peningkatan AOR sebesar 6,5 persen menjadi 56,83 persen.
 
Okupansi yang baik pada hotel-hotel di CBD juga diikuti oleh hotel-hotel di luar area CBD. AOR hotel kelas atas meningkat 11,73 persen dibanding kuartal II 2015 sehingga membuat okupansi rata-ratanya kini menjadi 54,59 persen.
 
Sementara itu untuk hotel menengah ke atas, AOR pada kuartal II 2016 tumbuh 7,01 persen menjadi 60,34 persen.
 
 
kps/fn/radarriaunet.com