20 Warga Kepulauan Meranti Ikutt Pelatihan P4S Pemkab Kampar

Administrator - Senin,16 November 2015 - 11:05:02 wib
20 Warga Kepulauan Meranti Ikutt Pelatihan P4S Pemkab Kampar

SIAKHULU (RRN) - Pusat Pelatihan Petanian Pedesaan Swadaya Masyarakat (P4S) yang saat ini difokuskan kepada program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) saat ini bukan hanya diminati masyarakat Kampar sendiri, melainkan juga diminati daerah lain.Seperti sebanyak 20 masyarakat Kabupaten Kepulauan Merantipun belajar di Kampar khususnya P4S RTMPE Kubang Jaya.

Pelatihan P4S Kubang Jaya bagi masyarakat Meranti tersebut juga sekaligus dibuka pelatihan P4S bagi masyarakat Kampar angkatan ke-17 dan penutupan angakatan ke-16 yang secara resmi dibuka oleh Bupati Kampar H Jefry Noer,di lokasi P4S Kubang Jaya Siak Hulu Kamis (12/10/15).

Jefry Noer saat membuka pelatihan P4S mengucapkan selamat datang kepada para peserta dari Kepulauan Meranti yang sudah datang jauh-jauh untuk menimba ilmu, dengan keinginan yang kuat para peserta dari Meranti datang ke Kampar berarti masyarakat Meranti juga ingin seperti mayarakat Kampar yang sukses dalam pertanian.

Dimana program pelatihan P4S khsusunya RTMPE merupakan program sederhana tapi akan menjadikan peserta menjadi "Orang Kaya dan Masuk Syurga", bagaimana tidak lanjut Jefry apabila RTMPE dijalankan secara maksimal inyaallah dengan modal Rp 120 juta, hasilnya akan memperoleh penghasilan Rp10 juta sampai Rp 25 juta/bulannya.

Modal sebesar Rp 120 juta tersebut sebanyak Rp 50 juta bantuan dari pemda melalui Dinas Peternakan setara 6 ekor sapi, kemudian Rp 50 juta dari bantuan dana KKPE Bank Riau Keperi serta Rp 20 juta bantuan dari CSR Perusahaan.

Dengan demikian insya allah masyarakat Kampar serta menyusul Masyarakat Meranti akan terbebas dari kemiskinan, pengangguran dan rumah Kumuh. Karena konsep RTMPE dikelolah dengan sederhana dalam sebuah rumah tangga.

"Selain akan memiliki penghasilan diatas Rp 10 sampai Rp 25 juta/bulannya, penghuni dalam kehidupan ehari-hari hanya menyediakan beras, minyak goreng, gula, teh , copy dn garam selainnya sudah ada di RTMPE,"ujarnya.

Dengan demikian Jefry Noer berharap kepada peserta P4S khususnya eserta dari Kepulauan Meranti untuk betul-betul serius dalam mengikuti pelatihan ini, karena percuma natik jauh-jauh menginggalkan anak isteri selama dua minggu tetapi yang dibawa pulang ke Meranti hasilnya Nol.

"Untuk itu bagi yang ragu lebih baik mundur, karena alumni P4S harus tanggug dan sunggu-sungguh agar apa yang dicita-citakan tercapai dengan baik,"tegasnya.

Sementara itu Tuan Kamal Bakri Muhammad , penasehat kerajaan Malaysia pada kesempatan tersebut menyampaikan motivasi kepada para peserta pelatihan, baik peserta dari kampar yang telah mengikuti pelatihan, yang akan mengikuti pelatihan serta peserta dari Kepulauan Meranti.

Dalam kesempatan tersebut Kamal langsung mengingatkan kepada peserta bahwa apapun yang kita kerjakan dan akan kejar semua itu kita mesti memamfaatkan masa atau waktu dengan baik, sebab masa adalah segalanya, untuk itu kesempatakan menimba ilmu di P4S yang memelajari tentang RTMPE Kubang Jaya jangan disia-siakan.

"Sebab kesempatan hanya satu kali datang dalam hidup kita, begitu juga apabila kita sudah mencapai puncak kejayaan juga jangan dilenahkan karena masa juga merupakan emas,"terangnya.

Dalam pelatihan sampai selesai dan balek kerumah teruskan perjuangan sampai ketitik sukses, karena perjuangan dan kesungguhan kita akan nampak langsung hasilnya kepada diri kita sendiri bukan oarng lain.

"Kedepan mayarakat Malaysia juga akan diperkenalkan dengan program RTMPE yang dimiliki Kampar, supaya rakyat Malaysia juga mengenali mayarakat Kampar di Malaysia,"ucap Kamal.

Sedangkan Staf Ahli Bupati Kepulauan Meranti Bidang Kemasyarakatan Dediman yang berkesempatan memberikan sambutan menyampaikan ucapan terimah kasih kepada Pemda Kampar khususnya Jefry Neor, karena telah memberikan kesematan kepada masyarakat Kepulauan Meranti untuk bisa menimba ilmu P4S di Kubang Jaya.

"Semoga para peserta dari Kepulauan Meranti bisa mengunakan kesempatan ini dengan baik, karena dari Meranti jauh para peserta ke Kampar dengan tujuan hanya untuk belajar P4S yang fokuskan program RTMPE ini,"tuturnya. (man/fn)