IKEA Buka Suara Usai Video Wanita Masturbasi Viral di China

Administrator - Selasa,12 Mei 2020 - 16:53:32 wib
IKEA Buka Suara Usai Video Wanita Masturbasi Viral di China
Ilustrasi.Gedung IKEA.Pic:KUTV

RADARRIAUNET.COM : IKEA buka suara setelah video wanita setengah telanjang melakukan masturbasi di berbagai sofa dan tempat tidur di ruang pameran toko viral di media sosial China.

Video cabul tersebut sudah ditonton sebanyak sembilan juta kali.

"Kami dengan tegas menentang dan mengutuk perilaku semacam ini, dan segera melaporkannya ke polisi di kota toko yang dicurigai," kata IKEA dalam sebuah pernyataan, tanpa menyebut nama cabang.

IKEA mengatakan video yang tidak disensor tersebut telah dihapus dari media sosial China.

Ke depannya,pihak perusahaan asal Swedia itu akan mengambil langkah keamanan dan lebih berhati-hati terhadap semua outletnya di China.

Dilansir dari cnniNDONESIA.COM, identitas wanita dan orang yang memfilimkan masih belum terungkap.

Beberapa warganet China menduga peristiwa itu terjadi di toko cabang di Provinsi Guangdong,karena bahasa Kanton, yang digunakan di beberapa bagian China Selatan,terdengar dalam sebuah pengumuman yang masuk di video tersebut.

Warganet juga menyorot tidak ada orang yang mengenakan masker di video itu,menunjukkan kejadian direkam sebelum wabah virus corona.

"Wanita ini sangat berani,saya tidak mengerti,Dia(wanita/pelaku) melakukannya di siang bolong," tulis salah satu postingan Weibo yang mendapatkan lebih dari 8.000 tanda suka.

Ini bukan kali pertama video cabul menuai kegemparan di platform media sosial China yang terkenal dikontrol ketat.

Sebelumnya retail pakaian asal Jepang,Uniqlo sempat viral pada 2015 lalu setelah beredar video pasangan melakukan hubungan seks di salah satu kamar ganti.

Polisi menangkap lima orang termasuk pasangan muda dalam video. Sementara itu,Uniqlo dengan tegas membantah bahwa itu bukanlah aksi menaikkan publisitas.

"Video itu sangat melanggar nilai-nilai inti sosialis," kata Badan Siber China saat itu.

Masyarakat China yang membuat konten porno di ruang publik dapat dikenai penahanan administratif hingga sepuluh hari.

Sementara mereka yang mengunggah dan menyebarkan konten cabul secara daring bisa dikenai penahanan selama 15 hari dan denda maksimal 3.000 yuan.

RRN