Benarkah 800 Ribu Ha Lahan Perusahaan di Rohul Tak Miliki Izin ?

Administrator - Selasa,10 Maret 2020 - 13:17:24 wib
Benarkah 800 Ribu Ha Lahan Perusahaan di Rohul Tak Miliki Izin ?
Anggota DPRD Riau H Safarudin Poti bersama Lembaga Kerapatan Adat Kabupaten Rohul acara Sosialisasi TJSP. Foto : Hal.

RADARRIAUNET.COM: Ada pernyataan menarik dan memprihatinkan saat temu ramah anggota DPRD Riau H Safarudin Poti SH bersama Lembaga Kerapatan Adat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang dikemas dengan acara Sosialisasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) ada pernyataan mengagetkan.

Temu ramah yang dipusatkan di Gedung Lembaga Kerapatan Adat Rohul, Sabtu (7/3/2020) siang kemarin, di hadapan para Datuk-datuk Pemangku Adat, Ketua Majelis Kerapatan Adat Rohul H Tengku Rafli Armen S.Sos mengungkapkan, sat ini lebih dari 800 ribu hektar lahan perkebunan milik perusahan di Rohul yang tidak memiliki izin.

"Bahkan lahan yang telah ditanami pihak perusahaan dengan kelapa sawit, ada yang diluar izin yang mereka miliki. Sungguh fantastis lahan yang dikuasai perusahaan tanpa ada izinya, sehingga perlu pencermatan dari seluruh pemangku adat," tegas Tengku Rafli Armen.

Tengku Rafli menambahkan, dimana seluruh lahan yang sudah ditanami pihak perusahaan di luar HGU yang diberikan pemerintah, akan diupayakan dialihkan ke masyarakat. Sehingga itu merupakan pekerjaan ninik mamak dari anak kemenakan kedepannya.

Anggota DPRD Riau H Saparudin Poti di dalam forum menyampaikan, bahwa perlu kebersamaan yang kuat dalam mengambil alih lahan perusahaan yang berada di luar HGU.

Ditegaskannya pula, apabila pemangku adat di Rohul yang terdiri dari Lima Luhak bersatu, maka pekerjaan pengembalian kelebihan lahan tersebut tidaklah akan sulit.

"Selaku Ketua Hulu Balang LAMR Rohul saya siap berjuang dalam hal ini," tegas Saparudin Poti disambut tepuk tangan dari tamu undangan yang hadir.

 

RR/hal/fn