Ketua KPU Riau : PPK Jangan Coba-coba Simpan C1 Pilkada Kampar

Administrator - Kamis,21 Juli 2016 - 10:51:14 wib
Ketua KPU Riau : PPK Jangan Coba-coba Simpan C1 Pilkada Kampar
Ketua KPU Riau : PPK Jangan Coba-coba Simpan C1 Pilkada Kampar. skc

RADARRIAUNET.COM - Berbagai kecurangan pada penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kampar bisa saja terjadi, oleh sebab itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau sudah mewanti-wanti bakal terjadinya berbagai bentuk kecurangan.

Ketua KPU Provinsi Riau DR Nurhamin, S.Pt, MH ketika menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kampar di aula Politeknik Kampar, Senin (18/7/2016) menyampaikan beberapa pesan agar PPK bekerja sesuai aturan dan jangan berani bermain curang. Salah satu yang diingatkan mantan Ketua KPU Kampar itu adalah soal formulir C1 yang harus diberikan kepada saksi dan pengawas usai penghitungan suara dilakukan di setiap tempat pemungutan suara (TPS).

"C1 jangan disembunyikan lagi. Ketika C1 tak ada di tangan setiap saksi maka itu akan menjadi persoalan. Kalau ada lagi persoalan muncul maka kita akan evaluasi," tegas Nurhamin yang datang bersama komisioner KPU Riau lainnya Syafril Abdullah.

Nurhamin juga mengingatkan PPK agar jangan berlaku curang. Jika terbukti curang maka harus siap menerima resiko pemberhetian "Anda melakukan, faktanya ada, maka tak akan kita bela. Banyak kasus seperti di Kalteng PPKnya diberhentikan. Tak ada toleransi dalam hal itu. Bukan eranya melakukan hal segalanya. Kita negara demokrasi. Indikatornya sederhana, bagaimana tegakkan hukum dan aturan yang baik," ucapnya.

Nurhamin juga mengingatkan anggota PPK agar tak takut dalam melaksanakan amanah sebagai anggota PPK jika memang tak berbuat salah. "Tak ada yang perlu ditakuti kalau tak melakukan. Kalau kita melakukan pasti kita takut," terangnya.

Kepada ratusan PPK se-Kabupaten Kampar itu Nurhamin juga mengingatkan agar menguasai berbagai regulasi terkait pemilihan kepala daerah dan aturan lainnya. Begitu juga dengan anggota PPS dan KPPS. Jika tak menguasai maka penyelenggara ini harus dievaluasi.

Nurhamin juga mengingatkan KPU Kampar agar gencar melakukan sosialisasi agar partisipasi masyarakat ikut dalam Pilkada Kampar tahun 2017 tinggi seperti halnya yang terjadi di Pilkada Kuantan Singingi beberapa waktu lalu.

Penyelenggara baik KPU Kampar, PPK, PPS dan KPPS meleburkan diri dengan masyarakat sehingga partisipasi masyarakat meningkat. Di samping itu akses KPU Kampar harus modern, website KPU Kampar harus aktif, begitu juga media sosial lainnya seperti twitter, facebook dan segala macam media yang berkaitan sosialisasi.

Di akhir sambutannya Nurhamin yang juga putra daerah Kampar bersama Syafril Abdullah berharap Kampar menjadi penyelenggara Pilkada terbaik di Provinsi Riau.


skc/fn/radarriaunet.com