Panitia Mengadu Kepada Bupati Rohil,

Uang Kurban Rp80 Juta Warga Baganbatu Dilarikan Penjual Ternak Gadungan

Administrator - Selasa,29 September 2015 - 10:55:46 wib
Uang Kurban Rp80 Juta Warga Baganbatu Dilarikan Penjual Ternak Gadungan

Sejumlah warga Baganbatu, Rohil, kena tipu penjual sapi gadungan. Uang kurban Rp80 juta berhasil dibawa kabur.

BAGANBATU (RRN) - Uang kurban di Baganbatu Rohil Rp80 juta dilarikan penjual ternak gadungan, panitia mengadu kepada Bupati Rohil. Mereka minta bantuan mencari jalan keluar, atas uang yang terpaksa dipinjam, agar kurban tetap bisa dilaksanakan.

Sejumlah panitia kurban menemui Bupati Suyatno, Minggu (27/9/15) saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Bagansinembah, dan Suyatno sangat marah akibat ulah pelaku, yang nekad melarikan uang kurban warga.

Dia meminta aparat keamanan untuk memproses pelaku yang sudah berhasil ditangkap jajaran Polsek Bagansinembah ketika melarikan diri sampai ke Inhu, dan juga mengpresiasi kinerja polisi.

Kapolres Rohil AKBP Subiantoro, SH, S.Ik melalui Kapolsek Bagansinembah, Kompol Dody Harza Kesuma, SH, S.Ik, M.Si ketika diwawancara mengatakan, pelaku melancarkan aksi dengan modus menyampaikan kepada panitia kurban sambil memperlihatan sapi, padahal bukan sapi miliknya.

Pelaku bernama Sugio (41) warga Desa Beringin Sakti Jalur VII Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel).

Berdasarkan data yang dirangkum wartawan, Sabtu (26/9/15) dana sebesar Rp80 juta yang digelapkan rencananya digunakan untuk pembelian sapi kurban di Masjid Istiqomah Jalan Ahmad Yani, Suka Rukun Bagan Batu, kecamatan Bagan Sinembah.

Kasus ini terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan dari Ketua Panitia kurban, Sariman. Dimana dalam laporannya tersebut dikatakan, bahwa pihak panitia telah menyerahkan dana pembelian sapi sebesar Rp80 juta kepada tersangka.

Penyerahan uang pembelian sapi kurban ini sendiri dilakukan dirumah Sariman yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Suka Rukun, Kepenghuluan Bagan Batu Barat pada Jumat (11/9/15) sekitar pukul 09.00 WIB.

Namun hingga waktu yang ditentukan, pihak panitia belum mendapatkan kabar dari tersangka. Dan selanjutnya diputuskan untuk mendatangi rumah tersangka. Akan tetapi, ketika sampai dirumah didapatkan kabar bahwa tersangka sudah melarikan diri.

Kendati demikian pihak panitia tetap mencoba menghubungi tersangka lewat ponselnya. Namun lagi-lagi tidak juga ada kejelasan. Alhasil, pihak panitia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian berikut bukti 3 lembar kwitansi bukti penyerahan uang.

Dengan adanya laporan tersebut, kemudian petugas langsung melacak keberadaan tersangka. Dan setelah memastikan lokasi persembunyiannya petugas yang dipimpin oleh Kapolsek Bagan Sinembah, Kompol Dody Harza Kusuma SH Sik Msi langsung memburu tersangka.

Usaha keras petugas inipun akhirnya membuahkan hasil, tepatnya pada Kamis (24/9/15) sekitar pukul 09.00 WIB petugas berhasil menangkap tersangka ditempat persembunyiannya didaerah Belilas Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Selanjutnya tersangka langsung digelandang ke Mapolsek Bagan Sinembah di Bagan Batu guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

Sariman, Ketua Panitia Kurban yang berhasil awak media  temui mengaku mereka membutuhkan sapi dan sudah membayar total Rp80 juta.

“Kita butuh sapi, kita bayar sama dia kan, seperti yang diceritakan sama Pak Kapolsek tadi kan, ini sapinya. Jadi udah kami bayar Rp40 juta, Rp20 juta, Rp20 juta. Total Rp80 juta. Kurban lanjut kami langsungkan, jalan keluarnya kami cari dana dengan cara utang,” katanya. (nop/fn)