Wako Pekanbaru Minta Diskes Pantau Kedaluwarsa Obat

Administrator - Rabu,23 September 2015 - 12:45:47 wib
Wako Pekanbaru Minta Diskes Pantau Kedaluwarsa Obat

PEKANBARU  (RRN) - Wali Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Firdaus, meminta dinas kesehatan setempat teliti dan tidak lalai dalam pengecekan logistik obat-obatan yang disalurkan kemasyarakat guna menanggulangi penyakit akibat terpapar kabut asap.

"Kami meminta kelalaian yang terjadi diwaktu lalu dimana ada obat kedaluwarsa diberikan pada posko darurat asap, jangan sampai kita alami," ungkap Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, di Pekanbaru, Senin.

Menurut Firdaus, kondisi ini bisa berbahaya bagi masyarakat. Bukannya menyembuhkan malah menjadi racun. Sehingga menimbulkan masalah baru selain kabut asap yang sudah menguras perhatian pemerintah.

"Maka tolong ibu Kadis obat-obat yang dikeluarkan dari gudang farmasi terpantau dan layak edar," tutur Firdaus.

Firdaus juga berharap kejadian yang lalu jadi pelajaran dan evaluasi bagi semua pihak, khususnya Diskes yang menanggulangi masalah obat-obatan. Bukan saja pada posko yang tersedia, juga bagi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di seluruh Pekanbaru.

"Apalagi dalam kondisi asap penderita ISPA meningkat tajam, sehingga mereka butuh obat," tambahnya.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan, Helda S Munir, mengakui pihaknya untuk pendistribusian obat-obatan bagi posko dan penanggulangan kabut asap tidak melakukannya sembarangan.

Apalagi diakuinya obat yang kedaluwarsa beberapa waktu lalu bukanlah distribusi dari Pekanbaru. Karena pada posko tersebut, pihaknya hanya terlibat dalam bidang membantu tenaga medis dan kesehatan.

"Kami pada posko yang ada hanya mendapat jatah menempatkan petugas saja," ujarnya singkat.

Sebelumnya diberitakan Plt.Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman berang karena mendapati ada obat kadaluarsa yang diberikan pada masyarakat yang datang berobat di posko darurat asap depan pasar Ramayana, Jalan Sudirman. (lusi)