Warga Buru Mahkluk Penghisap Darah Di Siborongborong

Administrator - Senin,22 Juni 2020 - 15:09:59 wib
Warga Buru Mahkluk Penghisap Darah Di Siborongborong
Warga Buru Mahkluk Penghisap Darah Di Siborongborong. Pic: PKC.

RADARRIAUNET.COM : Mahkluk misterius memangsa ternak warga di Desa Pargompulan, Kecamatan Siborongborong, Tapanuli Utara. Sontak ulah dari mahkluk yang belum diketahui wujudnya ini meresahkan warga.

Makhluk misterius tersebut selalu pada dinihari lalu mencabik-cabik ternak warga, baik itu bebek, babi dan lainnya sebagaimana di lansir dari Padangkita.com, senin 22 Juni 2020.

Uniknya, ternak-ternak tersebut hanya dihisap darahnya. Warga belum bisa memastikan seperti apa wujud dari mahluk yang berperilaku mirip vampir itu.

Menurut Mangatur Hutasoit, yang memimpin perburuan, makhluk misterius itu juga disebut mampu mengoyak pagar besi dan kawat kandang ternak warga.

Kejadian tersebut pun memaksa warga untuk berjaga selama sepekan terakhir, baik siang mau pun malam hari.

“Keganasan makhluk ini hanya menghisap darah ternak dan meninggalkan ternak warga yang dimangsa mati tergeletak begitu saja,” sebutnya dalam salah satu postingan di akun Facebook.

Ada babi yang mati diseret ke sungai dan bebek juga ayam warga yang hanya dihisap darahnya. Pada bagian tubuh ternak warga ini terdapat bekas gigi taring menancap dan bagian leher adalah titik lemah yang diincar makhluk tersebut.

Makhluk misterius pemangsa ternak itu memiliki cakar yang panjang dan suka mencabik daging mangsanya.

Mangatur pun menduga makhluk tersebut adalah “homang” atau “sigulambak”–makhluk mistis Batak yang digambarkan bertubuh besar dengan badan yang ditumbuhi bulu lebat serta gigi taring dan cakar.

Homang, menurut legenda Batak tinggal di pedalaman hutan dan sering meniru suara manusia hingga membuat orang tersesat di tengah hutan.

Meski cerita tentang makhluk misterius ini sudah lama tidak muncul dan dianggap usang, Mangatur dan tim berburunya menemukan jejak-jejak dan tanda yang mirip dengan cerita orang-orang tua di Tapanuli tentang keberadaan Homang pada Kamis (18/6/2020) kemarin.

Bahkan, mereka menemukan bangkai busuk yang sulit dikenali jenis makhluknya. Bangkai tersebut, lanjut Mangatur, memiliki tubuh dan bertaring yang panjang juga. Bulu dan kulitnya berwarna coklat.

Dan pada malam itu Mengatur dan teman-temannya melihat makhluk tersebut melompat cepat dan mampu melangkahi sungai, sekita pukul 23.00 Wib dan pukul 02.00 Wib. Warga desa juga menemukan bulu lebat, yang diyakini gugur dari makluk menyeramkan itu.

Goa Simarunjal-unjal, yang disebut sebagai tempat Homang dengan kondisi yang sangat dalam pun mereka susur untuk memburu makhluk yang diduga meresahkan warga ini.

Namun, beberapa netizen menduga bahwa sosok makhluk misterius itu adalah Chupacabra yang tengah mencari perhatian pasangan jenisnya.

“Chupacabra penghisap darah hewan peliharaan, mirip seperti anjing. Entah apa pun yg memakan hewan peliharaan masyarakat sekitar, semoga cepat tertangkap. Hati hati buat relawan dan masyarakat,” tulis akun Muddin Sibagariang.

Hingga Jumat (19/6/2020) sekira pukul 22.00 Wib, mangatur dan para relawan dari Desa Pargompulon masih terus melakukan perburuan.

“Udah 4 malam kita gak sama-sama tidur bro. Doain buruannya dapat malam ini ya. Besok saya akan pulang ke rumah,” tulis Mangatur pada akun Facebook Mangaturhutasoit Arthur Kaytung Zamruuds.

RRN/PKC.