Debat Pilpres Kedua, 2.000 Personel Polri dan TNI Dikerahkan

Administrator - Jumat,15 Februari 2019 - 10:26:22 wib
Debat Pilpres Kedua, 2.000 Personel Polri dan TNI Dikerahkan
Sebanyak 2.000 personel gabungan dikerahkan dari Polri dan TNI, serta pihak Pemprov DKI. cnni pic

Jakarta: Polda Metro Jaya menerjunkan sebanyak 2.000 personel gabungan dalam rangka pengamanan debat pilpres putaran kedua di Hotel Sultan pada Minggu (17/2) mendatang.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan personel gabungan tersebut terdiri dari unsur Polri dan TNI, serta personel pengamanan dari pihak Pemprov DKI.

"Untuk pengamanan debat capres putaran dua yang ada di Hotel Sultan dari kepolisian menyiapkan 2.000 personel gabungan," kata Argo di Polda Metro Jaya, seperti sitat CNN Indonesia, Jumat (15/2/2019).

Menurut Argo, pengamanan akan dibagi dalam tiga ring. Pada ring pertama akan dilakukan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres). Kemudian ring dua akan diamankan oleh personel TNI dan Polri. Serta ring tiga akan dilakukan oleh personel kepolisian untuk mengatur jalannya arus keluar masuk kendaraan menuju Hotel Sultan.

Di sisi lain, terkait penutupan jalan maupun rekayasa lalu lintas dalam pelaksaan debat putaran kedua, Argo mengatakan sampai saat ini belum diputuskan.

Nantinya, kata Argo, pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang akan membuat pertimbangan apakah perlu dilakukan penutupan jalan ataupun rekayasa lalu lintas.

Meski begitu, Argo menuturkan kemungkinan rekayasa lalu lintas tersebut baru akan diterapkan jika memang kondisi arus lalu lintas di sekitar Hotel Sultan sudah tak lagi kondusif.

"Apakah nanti ada pengalihan arus atau buka tutup atau nanti melewati jalur busway itu nanti diskresi yang dilakukan Dirlantas Polda Metro. Jadi Masalah rekayasa lalu lintas kita tunggu hari H," tutur Argo.

Debat kedua capres dalam Pemilu 2019 akan digelar pada 17 Februari 2019 di Hotel Sultan, Jakarta. Debat kali ini akan dipandu moderator Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki.

Debat yang mempertemukan capres versus capres itu mengusung tema pangan, energi, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.


RRN/CNNI