Jalan Lintas Rengat-Tembilahan Tak Kunjung Diperbaiki

Administrator - Minggu,12 Desember 2021 - 19:57:09 wib
Jalan Lintas Rengat-Tembilahan Tak Kunjung Diperbaiki
Kondisi jalan yang rusak. Foto: RPC

RADARRIAUNET.COM: Masyarakat menagih Janji Gubri Syamsur perbaiki jalan Lintas Rengat-Tembilahan.

Pasalnya, pada bulan Juli 2021 lalu Gubri Syamsuar saat brkunjung ke Tembilahan berjanji memperbaiki jalan yang rusak tersebut.

Namun,hingga saat ini jalan tersebut tak kunjung diperbaiki.

Adapun ruas jalan yang ditinjau kala itu diantaranya jalan lintas Tempuling-Teluk Kiambang di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling.

Kemudian jalan lintas Rengat-Tembilahan tepatnyan di Kuala Cenaku. Selanjutnya jalan provinsi di Kota Rengat.

"Kami sudah melihat ruas jalan provinsi yang rusak. Jalan rusak ini akan segera kita perbaiki," kata Syamsuar kala itu.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Provinsi Riau, DR Mardianto Manan geram melihat kondisi Jalan Lintas Rengat-Tembilahan tidak kunjung diperbaiki.

Sebab, kondisi Jalan Provinsi yang berada di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) itu, mengalami rusak berat sudah cukup lama.

Untuk itu, anggota Komisi IV bidang pembangunan dan infrastruktur ini mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau melalui Bidang Bina Marga untuk menentukan langkah-langkah penanganan.

"Sudah saatnya PUPR melalui Bina Marga hadir disaat rakyat membutuhkan," ujar DR Mardianto Manan sela-sela kegiatan reses di Kabupaten Inhu menyitat riaupos.co.

Menurutnya, kondisi Jalan Lintas Rengat - Tembilahan tepatnya di Desa Teluk Sungkai Dusun Sengkayang mengalami abrasi sejak beberapa bulan lalu.

Akibatnya, badan jalan sepanjang sekitar 100 meter sudah masuk ke Sungai Indragiri.

Kondisi yang ada, juga mengancam keselamatan warga yang melintas. "Apakah harus nunggu korban, baru peduli terhadap jalan yang cukup padat arus lalulintas ini," tegas DR Mardianto Manan yang juga Fraksi PAN Dapil Inhu Kuansing mencontohkan.

Untuk itu katanya, sudah seharusnya Pemprov segera mencegah sebelum jatuh korban. Karena akan besar biayanya, jika kondisi jalan terus dibiarkan.

"Camat Kuala Cenaku dan Sekda Inhu cukup bagus responnya. Semoga sinergi kecamatan, kabupaten dan propinsi kita segerakan," sebutnya.

RR/RPC