Pekanbaru dan Kampar Bertarung, Plt Gubri 'Berang'

Administrator - Selasa,25 Agustus 2015 - 15:58:31 wib
Pekanbaru dan Kampar Bertarung, Plt Gubri 'Berang'

PEKANBARU, (RRN) - Rencana pemindahan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Rokan Hilir (Rohil) masih belum diputuskan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Namun beberapa daerah tetap menyuarakan siap menjadi tuan rumah.

Bahkan 2 wilayah seperti Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar sudah berani pasang badan telah ada lahan untuk pembangunan Lembaga Pendidikan Tinggi Kedinasan tersebut.

Namun ternyata, keinginan 2 daerah itu untuk berebut mendapatkan realisasi pembangunan cukup 'menyakitkan' telinga Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman. Dirinya sedikit berang dengan perebutan tersebut.

Dirinya dengan tegas mendukung Kampus IPDN Rohil masih berdiri di Negeri Seribu Kubah (nama lain Rohil). "Saya paling tidak suka rebutan. Setiap daerah punya rezeki masing-masing," kata Andi Rachman, akhir pekan lalu di Pekanbaru.

Bahkan kata Andi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau siap bekerjasama dengan Pemkab Rohil untuk menutupi kekurangan-kekurangan yang menjadi evaluasi Kemendagri RI.

"Masalah akses, dalam beberapa waktu ke depan akan dibangun jalan tol ke sana (Rohil). Tapi semua itu tetap tergantung keputusan Mendagri nantinya," jelas Andi.

Wacana pemindahan Kampus IPDN Rohil digaungkan setelah munculnya isu-isu tidak sedap di kampus tersebut. Pertama mengenai isu skandal seks antar pelajar hingga lemahnya kepemimpinan Direktur Rizka Utama dalam membawahi institut.

Kemudian Kampus IPDN juga diwajibkan paling lama ditempuh dengan waktu 30 menit dari Pusat Kota (bandara). Sementara dari Pekanbaru ke Rohil, butuh waktu berjam-jam untuk sampai di kampus tersebut. (gor/fn)