Alfedri Tutup MTQ XV Kecamatan Dayun

Administrator - Rabu,11 Maret 2020 - 15:09:24 wib
Alfedri Tutup MTQ XV Kecamatan Dayun
Bupati Siak Alfedri saat menghadiri penutupan MTQ di Kecamatan Dayun. Foto: Humas

RADARRIAUNET.COM: Bupati Siak Alfedri menutup pelaksanaan MTQ XV Tingkat Kecamatan Dayun di halaman Masjid Nurul Huda kampung Banjar Seminai. Helat tahunan itu mengambil tema "Melalui MTQ XV Tingkat Kecamatan Dayun Kita Tingkatkan Syiar dan Pengamalan Al Quran". Sebelum menutup kegiatan tersebut, Alfedri dalam sambutannya mendoakan agar prestasi Kecamatan Dayun dalam ajang MTQ Tingkat Kabupaten menjadi lebih baik. "Kami doakan semoga Kecamatan Dayun prestasinya lebih baik dari tahun lalu. Karena hari ini harus lebih baik dari hari kemarin," kata Alfedri.

 

Oleh karena itu lanjut dia, untuk dapat menjadi yang lebih baik dari kemarin, yang dapat dilakukan adalah berusaha dan berdoa. Tanpa ada usaha maka hal itu pasti tidak akan mendapat hasil. Dikesempatan itu, Alfedri mengajak seluruh mayarakat Dayun untuk ikut menyukseskan Sensus Penduduk yang dimulai tanggal 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Sementara Penghulu Kampung Sialang Sakti Iswanto Muhammad Alim tampak tersenyum puas. Pasalnya apa yang disampaikan pemimpin Istana itu bisa ia lakukan."Alhamdulillah kampung kami meraih juara umum pertama. Kami cukup puas atas prestasi tahun ini, karena tahun lalu kami di peringkat kedua," ungkap Alim.

 

Ia bilang sebelum diadakan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) pihaknya telah melakukan pembinaan kurang lebih 1 tahun, untuk menghadapi MTQ. Kemudian menjelang perhelatan MTQ tingkat kecamatan, mengadakan penjaringan terhadap peserta kafilah melalui STQ Kampung yang diikuti setiap musala."Hal yang utama bagi kami adalah, bagaimana LPTQ kami semangat untuk membina. Hasilnya warga kami bisa dapat juara 3 nasional dalam MTQ di Sumatera Utara, cabang Fahmil Quran tahun 2018 atas nama Siti Munawaroh," ujarnya.

 

Ia komit akan mempertahan predikat juara umum dan kedepannya terus melakukan pembinaan dan menaikan anggaran LPTQ Kampung. Kegiatan tersebut berlangsung meriah yang dihadiri unsur pimpinan DPRD Siak beserta istri, Ketua PKK Kabupaten Siak Rasidah Alfedri, Camat Dayun dan seluruh Penghulu se Kecamatan Dayun dan masyarakat yang memenuhi kursi undangan di lokasi acara.

 

Selain itu, Sebanyak 12 Stand Bazar turut memeriahkan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke X Tingkat Kecamatan Sungai Mandau, yang dilaksanakan di Kampung Tasik Betung. Diantara stand tersebut diisi oleh Pemerintah Kampung se-Kecamatan Sungai Mandau, Korwil Pendidikan, Perusahaan, dan instansi lain.Peserta Bazar dalam kesempatan itu memamerkan dan menjual berbagai produk unggulan ciri khas dari masing-masing kampung, diantaranya makanan ringan, kue tradisional, produk kerajinan tangan, buah-buahan, hasil pertanian dan lain sebagainya.

 

Tidak terkecuali stand bazar kampung Muara Kelantan yang menampilkan hasil karya ibu-ibu UP2K dan warga berupa produk tas dan sepatu rajutan, makanan khas, serta beragam hasil pemanfaatan lahan pekarangan rumah dan perpustakaan kampung. Stand Bazar dan pameran yang dilaksanakan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Perempuan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Siak Rasidah Alfedri, Kamis (5/3/2020) kemarin.

 

“Sungai Mandau ini sudah dikenal dengan kemasan makanan yang bagus dan bersih” ucap Rasidah saat ditemui di salah satu stand bazaar. Artinya kata dia, masyarakat Sungai Mandau sudah paham bagaimana cara memasarkan produk-produk usahanya. “Sekarang ini konsumen tidak hanya melihat kualitas produknya saja, tapi juga dari kemasan yang membungkusnya” sambung Rasidah. Karena itu lanjut dia, kemasan produk harus diupayakan cantik dan menarik, disertai dengan informasi masa berlaku, label halal, BPOM dan lain sebagainya.

 

Di lain pihak Penghulu Kampung Bencah Umbai, Supriadi menuturkan, salah satu produk unggulan dari Kampungnya adalah jeruk nipis. Meski baru tahap uji coba tapi ia yakin jeruk nipis punya potensi besar. “Ini milik salah satu warga kami dan hasil panen buah perdana dihasilkan sebanyak 200 kg, yang telah beli orang dari Perawang” terangnya. Ia juga menyebut masyarakat juga sangat antusias untuk menanam jeruk nipis tersebut, namun saat ini masih terkendala ketersediaan lahan.

 

Musabaqah Tilawatil Qur’an XIX tahun 2019 dibuka secara resmi oleh Wagubri Edi Natar Nasution di Kecamatan Sungai Apit. Bupati Siak Alfedri dalam sambutannya, berharap momentum MTQ yang dilaksanakan bukanlah semata-mata hendak menggaungkan kalam-kalam Ilahi dengan bacaan indah dan suara merdu yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya."Para ulama juga menjelaskan bahwa bahwa, membaca Al Qur’an dan memahami kandungannya mendorong manusia untuk semakin merasa bersyukur dan kecukupan, serta terbebas dari sifat tamak", jelas Alfedri. 

 

Mantan Ketua Baznas Kabupaten Siak itu secara khusus menyampaikan ucapan terimakasih kepada para muzakki yang telah membayarkan zakat melalui Baznas Kabupaten Siak. Hal itu kata dia sesuai dengan kaidah dimana rizki didapat, disitu zakat ditunaikan. "Alhamdulillah Tahun lalu perolehan dana zakat mencapai Rp11,82 miliar lebih. Sementara untuk tahun ini, perolehan dana zakat hingga bulan Juli ini saja telah mencapai 8,72 miliar rupiah lebih, dan InsyaAllah akan terus bertambah hingga tutup tahun", jelas Alfedri.

 

Selain itu sambungnya, Pemerintah Kabupaten Siak berencana akan membangun Pesantren Tahfidz Hadist, bekerjasama dengan Badan Wakaf Nasional Kabupaten Siak dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak."Jika tidak ada halangan, InsyaAllah pesantren ini akan menjadi Pondok Pesantren Tahfidz Hadist pertama di Provinsi Riau", ucapnya.

 

Sementara itu Camat Sungai Apit Wahyudi yang juga menjadi Ketua Panitia MTQ Kabupaten Siak Tahun 2019, mengatakan jumlah peserta kafilah dari 14 Kecamatan se Kabupaten Siak yang mengikuti MTQ seluruhnya berjumlah 556 orang.Rincian kafilah ini diantaranya dari Kecamatan Bungaraya 42 orang, Dayun 45 orang, Kerinci Kanan 37 orang, Kandis 34 orang, Koto Gasib 39 orang, Lubuk Dalam 35 orang, Mempura 35 orang, Minas 38 orang, Pusako 41 orang, Siak 54 orang, Tualang 40 orang, Sungai Mandau 31 orang, Sabak Auh 41 orang dan Sungai Apit 43 orang.

 

“Sementara untuk 7 cabang yang diperlombaan yaitu cabang Tilawah putra dan putri, yang terdiri dari golongan dewasa, qira’at remaja dan tartil Qur’an anak-anak. Cabang Hifzil Qur’an putra dan putri terdiri dari golongan 1 juz, dan tilawah 5 juz, tilawah 10 juz serta tilawah 20 juz dan 30 juz. Cabang Tafsir Qur’an putra dan putri terdiri dari golongan tafsir Qur’an bahasa Indonesia, tafsir bahasa Arab dan tafsir bahasa Inggris,” rinci Wahyudi.

 

Sementara untuk Cabang khotil Qur’an kata dia, terdiri dari golongan hiasan mushab, golongan dekorasi, golongan naskah, dan khotil Qur’an kontemporer. Selain itu juga diperlombakan Cabang Famil Qur’an putra dan putri, Cabang Syarhil Qur’an putra dan putri, serta Cabang Musabaqah menulis karya ilmiah Al Qur'an putra dan putri. Dalam kesempatan itu, pada malam pembukaan pelaksanaan MTQ Kabupaten Siak Ke-19 itu juga dilaksanakan pelantikan sebanyak 62 orang para dewan hakim, hakim lampu dan panitera.

 

RR/HR/SK/GR/ADV