Sikap Hormat Daud

Administrator - Jumat,24 Januari 2020 - 14:45:47 wib
Sikap Hormat Daud
Ilustrasi.internet

2 Samuel 1:1-27: Dalam hidup bersama, setiap orang ingin merasakan sikap saling menghargai. Hubungan yang tidak didasari oleh untung rugi, melainkan saling menghargai dengan tulus. Untuk itu, perlu diusahakan adanya sikap hormat kepada orang lain dalam setiap aspek kehidupan bersama.

Daud menerima berita kekalahan Israel, juga kematian yang tragis dari Saul dan Yonatan (1-5). Pasukan Israel didesak musuh sampai ke pegunungan Gilboa. Seorang muda mengatakan bahwa Saul luka parah karena tertombak (6). Saul putus asa sehingga ia minta dibunuh saja oleh orang muda tersebut (7-10).

Hal itu memperlihatkan begitu beratnya kekalahan Israel sehingga Saul putus asa. Daud sangat terpukul atas berita tersebut. Ia menghukum mati orang muda tersebut karena Daud menganggap orang muda itu salah karena telah membunuh orang yang diurapi Tuhan.

Untuk mengungkapkan duka yang mendalam itu, Daud menaikkan nyanyian duka (19-27). Daud dan rakyat merasakan kehilangan Raja Saul.

Daud memberikan hormat kepada Saul dan Yonatan. Saul adalah raja Israel yang pernah hendak membunuh Daud, sedangkan Yonatan adalah sahabat Daud. Betapa pun Saul berusaha melenyapkan Daud, itu tidak mengurangi sikap hormat Daud kepada Saul. Bagi Daud, Saul tetap raja yang diurapi Tuhan. Daud mempunyai jiwa besar untuk mengakhiri konflik dan tidak memperpanjang masalah.

Ada saatnya kita tergoda untuk memperlakukan orang lain sesuai dengan perlakuan mereka kepada kita. Baik dibalas baik, jahat dibalas jahat. Tuhan ingin kita belajar menghormati sesama tanpa syarat dan hal itu tidaklah mudah. Sikap hormat tanpa terpengaruh oleh tindakan orang lain kepada kita adalah sesuatu yang sangat tidak mudah.

Tumbuhkan sikap hormat itu, maka kita akan mampu mewujudkan kebaikan hidup bersama. Hal itu bisa dimulai dengan menghargai orang lain tanpa mementingkan diri sendiri.

Doa: Mampukan kami untuk bersikap hormat kepada orang lain. [JST]

 

RRN




Berita Terkait