Harga Emas Antam Berkilau ke Level Rp762 Ribu per Gram

Administrator - Rabu,09 Oktober 2019 - 11:02:39 wib
Harga Emas Antam Berkilau ke Level Rp762 Ribu per Gram
Ilustrasi emas Antam.cnni.com pict

JAKARTA: Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berada di posisi Rp762 ribu per gram pada Rabu (9/10) atau naik Rp6.000 dari Rp756 ribu per gram pada Selasa (8/10).

Sementara harga pembelian kembali (buyback) meroket Rp8.000 dari Rp679 ribu menjadi Rp687 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp405,5 ribu, 2 gram Rp1,47 juta, 3 gram Rp2,18 juta, 5 gram Rp3,63 juta, 10 gram Rp7,19 juta, 25 gram Rp17,88 juta, dan 50 gram Rp35,68 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp71,3 juta, 250 gram Rp178 juta, 500 gram Rp355,8 juta, dan 1 kilogram Rp711,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara itu, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.512,5 per troy ons atau menguat 0,57 persen. Begitu pula dengan harga emas di perdagangan spot naik 0,07 persen ke US$1.506,57 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memperkirakan harga emas di pasar internasional akan bergerak di kisaran US$1.495 per troy ons sampai US$1.520 per troy ons dengan kecenderungan menguat pada hari ini. Sentimen utama datang dari perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

Ia mengatakan pasar kian pesimis dengan negosiasi perdagangan antara kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu. Pasalnya, sampai sejauh ini, belum ada kata sepakat atas rentetan negosiasi panjang yang sudah dilakukan AS dan China.

Bahkan, kemarin, pemerintah AS memperluas daftar hitam (blacklist) kepada perusahaan China agar tidak bisa menjalin hubungan kerja sama dengan perusahaan asal Negeri Paman Sam. "Karena itu, harga emas sempat menguat ke US$1.509 per troy ons kemarin," ucap Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Lebih lanjut, menurutnya, sentimen pergerakan positif harga emas hari ini juga akan datang dari bank sentral AS, The Federal Reserve. Sebab, Gubernur The Fed Jerome Powell kemungkinan akan memberikan pernyataan pada hari ini.

"Kemudian, dini hari ini, akan ada rilis notulen rapat FOMC The Fed," ungkapnya.

Di sisi lain, harga emas juga menguat berkat rilis Indeks Harga Produsen AS periode September 2019 yang di bawah ekspektasi pasar. Pasar berekspektasi di kisaran 0,2 persen, namun rilis menunjukkan sebaliknya, minus 0,3 persen.

"Hasil ini membantu pelemahan dolar AS, sehingga harga emas menguat," ucapnya.


RRN/CNNI