Warga Cilacap Diminta Waspada ISPA

Administrator - Rabu,11 September 2019 - 14:56:41 wib
Warga Cilacap Diminta Waspada ISPA
Ilustrasi.Medcom.id

Cilacap: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Marwoto mengimbau warga mewaspadai penularan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selama masa pancaroba. Penderita ISPA di Kabupaten Cilacap disebut mulai meningkat.

"ISPA ditandai dengan gejala batuk, bersin, pilek, hidung tersumbat, nyeri tenggorokan, sesak napas, demam, sakit kepala, dan nyeri otot," katanya di Cilacap, Jawa Tengah seperti sitat medcom.id, Rabu, (11/92019).

Marwoto mengaku laporan dari puskesmas di Kabupaten Cilacap penderita ISPA mulai meningkat. Namun jumlah pasti belum diketahui, karena masih proses pendataan.

"Yang pasti jumlahnya meningkat seiring dengan datangnya masa pancaroba," imbuhnya.

Selain ISPA, penyakit yang sering berjangkit masa pancaroba adalah diare akibat makanan yang terkontaminasi. Dia menekankan pentingnya warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).


Ia menjelaskan PHBS antara lain mencuci tangan menggunakan air dan sabun sebelum makan, menutup makanan agar terhindar dari debu dan lalat, serta membersihkan rumah dan lingkungan sekitar.

"PHBS harus dijalankan oleh masyarakat, apalagi sekarang banyak debu yang berpotensi menyebabkan penyakit-penyakit menular seperti diare," ungkapnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Cilacap memper memperrakirakan wilayah Jawa Tengah bagian selatan, khususnya Kabupaten Cilacap dan sekitarnya, akan memasuki masa pancaroba.

Masa transisi dari musim kemarau menuju musim hujan di wilayah Jawa Tengah bagian selatan, khususnya Kabupaten Cilacap dan sekitarnya, diprakirakan berlangsung pertengahan September hingga pertengahan Oktober 2019.


RRN/MCI