Enam Program PLN Perbaiki Sistem Kelistrikan

Administrator - Rabu,11 September 2019 - 14:01:08 wib
Enam Program PLN Perbaiki Sistem Kelistrikan
Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani.Medcom.id

Jakarta: PT PLN (Persero) mengupayakan agar insiden pemadaman listrik dalam kurun waktu yang lama (blackout) tidak terulang kembali.

Disitat Medcom.id berdasarkan data PLN, Rabu, (11/9/2019), setidaknya ada enam program perbaikan sistem kelistrikan yang dilakukan untuk mendukung agar pasokan setrum tetap andal dan terjaga.

Pertama defense scheme yakni mengkaji kembali dan menyempurnakan pertahanan teknologi sistem kelistrikan di Jawa Bali.

Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan pihaknya sampai melakukan studi banding ke London yang juga pernah mengalami gangguan listrik dan berakibat pada pemadaman serupa.

"Kami akan studi banding ke beberaa negara terkait dengan blackout di Inggris. Kita akan lihat perbandingan sistem kelistrikan di Indonesia khususnya Jawa Bali dengan di London. Kami menyadari pasti ada perbedaan," kata Sripeni di Jakarta.


Kedua mengkaji kembali dan memperbaiki sistem proteksi yang berkaitan dengan pembangkit dan gardu induk. Dalam mengkaji ulang, PLN melibatkan pihak manufaktur seperti General Electric (GE) dan Siemens.

"Apakah ada teknologi yang berkembang untuk dapat kami update kembali, bagaimana sistem proteksi di masing-masing bidang tersebut, pembangkit, transmisi maupun gardu induk," tutur dia.

Ketiga pengamanan right of way jaringan transmisi 500 kilo volt (kV), 275 kV dan 150 kV dari hambatan seperti ketinggian pohon yang melampaui batas. Sripeni mengatakan PLN telah bekerjasama dengan pihak kepolisian dan TNI untuk memudahkan perseroan dalam melakukan pemeliharaan jaringan dan meminimalkan pemicu yang dapat berbotensi menjadi penyebab ganguan kelistrikan.

Keempat meningkatkan infrastruktur dan sistem crisis center yang terpadu dengan memperbaiki teknologi sistem komunikasi. Kelima meningkatkan layanan call center dan meningkatkan tata kelola publikasi.


RRN/MCI