Asap, Guru dan Murid Abdurrab Islamic School Dilarikan ke Rumah Sakit

Administrator - Selasa,10 September 2019 - 16:50:16 wib
Asap, Guru dan Murid Abdurrab Islamic School Dilarikan ke Rumah Sakit
Kabut asap tebal menyelimuti Kota Pekanbaru.cakaplah.com pic

Pekanbaru : Kabut asap pekat yang menyelimuti Kota Pekanbaru dalam beberapa hari belakangan kian berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat.

 

Selasa (10/9/2019) giliran guru dan murid Abdurrab Islamic School harus dilarikan ke rumah sakit akibat sesak nafas akibat terpapar kabut asap pekat sejak kemarin.

Kepala sekolah Abdurrab Islamic School, Fatimah S.Pd kepada CAKAPLAH.com mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB tadi.

Salah satu ustazah (guru,red) di sekolah tersebut mengalami batuk pilek. Hal ini juga dialami beberapa murid di sekolah tersebut, yang mengeluhkan pusing dan sesak nafas.

"Karena asap yang tak kunjung reda, jadi semakin diperparah. Yang terdampak ini, ustazah (guru) bernama Musrifah, dan ada juga siswa yang juga kita larikan ke Eka Hospital. Dia ini tidak punya riwayat sakit pernafasan," kata Fatimah seperti sitat cakaplah.com, Selasa (10/9/2019).

Ia menjelaskan, ada beberapa anak yang mengalami sesak nafas tapi bisa ditangani sendiri oleh pihak sekolah. Selain sesak nafas, beberapa diantara juga mengalami batuk dan pilek.

Dikatakannya, Abdurrab Islamic School (AIS) juga memiliki tim medis yang menangani keluhan murid yang terkena kabut asap atau terpapar Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)


"Yang kita larikan ke Eka Hospital itu gurunya satu, anaknya satu. Anaknya karena memang asma jadi tidak bisa kita lakukan perawatan sedangkan yang lain kita sediakan tabung oksigen di sekolah. Kita siapkankan tabung oksigen," cakapnya lagi.

Fatimah menjelaskan, selama kabut asap terjadi, banyak dari anak siswa yang pusing, mual, pilek, bahkan muntah-muntah.

Padahal katanya, ruangan di sekolah tersebut cukup tertutup dan sudah dilengkap Air Condisioner (AC). Namun asap masih bisa masuk melalui sela ventilasi.

"Ruang belajarnya semua tertutup dan pakao AC, namun asap masih bisa masuk, itulah yang dihirup siswa sehingga pusing,"ucapnya.

Akibat kejadian ini, pihak sekolah meliburkan siswanya mulai besok hingga minggu. Hal ini untuk menghindari semakin banyak korban ISPA akibat terpapar kabut asap.

"Jadi hari ini kita pulangkan anak anak karena sudah gawat sekali ini. Besok juga akan kita liburkan, sampai hari minggu. karena makin lama makin banyak yang sesak anak anak ini," tukasnya.


RRN/CKP