Khabib Bangga Lawan Poirier di Negara Arab

Administrator - Senin,02 September 2019 - 12:47:07 wib
Khabib Bangga Lawan Poirier di Negara Arab
Khabib merasa terhormat bertarung lawang Poirier di negara mayoritas muslim. cnni pic

Jakarta : Khabib Nurmagomedov merasa bangga tampil melawan Dustin Poirier pada pertarungan UFC 242 di salah satu negara negara Arab, Uni Emirat Arab.

Pertarungan tersebut akan digelar di arena Pulau Yas, Abu Dhabi, UEA pada 7 September. Khabib mengaku sangat antusias tampil di sana karena banyak fan yang akan datang menyaksikan aksinya di dalam oktagon.

"Sejujurnya, ketika saya bertarung dalam 11 pertarungan, saya tidak pernah merasa dukungan segila ini dari fan di arena. Namun saat ini, saya merasakan banyak sekali orang yang akan mendukung saya."

"Saya sangat antusias tentang pertarungan ini karena saya ingin merasakan dapat banyak dukungan," ujar Khabib seperti sitat CNN Indonesia.

Petarung asal Dagestan, Rusia itu mengatakan seperti mendapatkan energi yang luar biasa jika berada negara-negara Arab.

"Saya pikir hampir 90 persen di dalam arena, banyak sekali teman-teman saya dari Rusia, dari Dagestan, para fan dari Uni Emirat Arab, negara-negara Arab, Timur Tengah, saya sangat antusias."

"Bisa saya katakan ini sebuah kehormatan untuk bertarung di sini [Abu Dhabi], di depan ayah saya, di depan para fan, pendukung loyal," ujar Khabib.


Petarung yang sebelumnya menaklukkan Conor McGregor tersebut mengakui Rusia, Dagestan, dan negara-negara Arab menjadi bagian penting dalam hidupnya.

"Ketika saya bertarung di Amerika Serikat, saya merasakan gairah juga, tapi di sini sangat berbeda."

"Saya mencintai tempat ini, saya merasakan energi. Orang-orang ini akan datang mendukung saya, bukan Dustin Poirier. Insya Allah, ini akan jadi pertarungan saya," terang Khabib.

Khabib melanjutkan, bertarung di Abu Dhabi akan memberikan dorongan besar baginya untuk bisa menang.

"Saya tidak tahu tentang [perasaan] lawan saya. Namun, Dustin punya banyak pengalaman, banyak pertarungan di UFC. Dia paham ketika arena sudah tertutup, [dukungan] ini tidak lagi berpengaruh."

"Hanya ada Anda dan lawan, satu lawan satu. Para pendukung tak banyak membantu. Itu yang saya pikirkan. Saya tidak tahu yang dia pikirkan dan tekanan yang dialami. Saya fokus terhadap diri saya," tutur Khabib.


RRN/CNNI