Pelabuhan Jayapura Rugi Miliaran Rupiah Pascakerusuhan

Administrator - Sabtu,31 Agustus 2019 - 12:44:14 wib
Pelabuhan Jayapura Rugi Miliaran Rupiah Pascakerusuhan
Direktur Pelindo IV Farid Padang, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat 30 Agustus 2019. Medcom.id pic

Makassar: Kericuhan yang terjadi di Pelabuhan Jayapura pada Kamis 29 Agustus 2019 lalu, menyebabkan kerusakan cukup besar terhadap Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Makassar. Ditaksir kerugian akibat kerusuhan tersebut mencapai Rp2 miliar.

Direktur Pelindo IV, Farid Padang, mengatakan kerusakan di Pelabuhan Jayapura yakni terbakarnya Kantor Beacukai, dan alat angkut kontainer (reach stacker) yang berada di bagian depan pelabuhan.

"Kita yang rusak ada kaca dan alat angkut kontainer (reach stacker) harganya itu Rp6 miliar. Jika diperbaiki itu bisa mencapai Rp1 miliar hingga Rp2 miliar," katanya seperti sitat medcom.id, Sabtu (31/8/2019).

Penyerangan terhadap Pelabuhan di Ibu Kota Papua tersebut terjadi ketika massa sedang menuju ke Kantor Gubernur Papua, dan melewati Pelabuhan Jayapura. Sehingga, massa tersebut tiba-tiba menyerang dan membakar alat angkut kontainer.

Beruntung karyawan yang saat itu bekerja bisa dievakuasi dengan cepat sehingga tidak ada korban jiwa."Mereka (karuyawan) tinggal di kapal tunda untuk sementara sampai kondisi membaik. Termasuk karyawan bea cukai," katanya.


Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal serupa pihak Pelindo IV Makassar telah menghubungi TNI dan Lantamal untuk meminta bantuan. Sehingga, saat massa kembali dari Kantor Gubernur Papua kondisi tetap aman.

"Kami menunggu personel Marinir sebanyak 60 orang untuk menjaga dan agar operasional di Pelabuhan Jayapura berjalan dengan normal," katanya.

Farid mengungkapkan bahwa enam pelabuhan yang berada di Papua dan Papua Barat saat ini semua berjalan dengan baik. Hanya di Jayapura saja yang sedikit mengalami kendala akibat penyerangan.

Bahkan di Pelabuhan Manokwari dan Sorong di mana kericuhan sempat terjadi saat ini sudah berjalan. "Saya sudah cek lima pelabuhan lainnya dan semua berjalan baik. Hanya Jayapura saja mengalami sedikit gangguan," jelasnya.


RRN/MI