Cerita WhatsApp Simon Ajak Bagus Kahfi ke Timnas Indonesia

Administrator - Kamis,22 Agustus 2019 - 15:49:30 wib
Cerita WhatsApp Simon Ajak Bagus Kahfi ke Timnas Indonesia
Bagus Kahfi cerita ajakan Simon McMenemy melalui Whatsapp untuk bergabung ke Timnas Indonesia. cnni pic

Jakarta : Pemain Timnas Indonesia U-18, Bagus Kahfi, mengungkapkan cerita dirinya mendapat pesan WhatsApp dari pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy.

Pelatih asal Skotlandia tersebut mengajak Bagus bergabung latihan bersama para pemain di skuat Merah Putih jelang kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Malaysia dan Thailand.

"Reaksi saya ketika itu kaget. Saya benar-benar tidak terbayang bisa bergabung bersama Timnas Indonesia. Dia [Simon] hanya mengatakan mengajak saya ikut latihan di Timnas Indonesia," ujar Bagus Kahfi seperti sitat CNNIndonesia.com, Kamis (22/8/2019) siang.

Bagus Kahfi mengatakan mendapat WhatsApp dari Simon pekan ini. Pelatih Timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini disebut sudah lebih dahulu mengetahui pemanggilan Bagus Kahfi ke skuat Garuda.

"Coach Fakhri mengatakan kepada saya: 'Good luck, semoga sukses.' Dia juga memberi pesan kepada saya agar tetap menjaga diri," terang Bagus.


Bagus sendiri tak terlalu berambisi di Timnas Indonesia. Terpenting baginya adalah fokus berlatih.

"Keinginan utama saya belajar dari para pemain senior di Timnas Indonesia. Apalagi, hampir semua yang ada di Timnas Indonesia merupakan para idola saya," kata Bagus.

Bagus menjadi pemain termuda yang bergabung latihan bersama Timnas Indonesia jelang kualifikasi Piala Dunia 2022. Usianya masih 17 saat ini.

Selain Bagus, ada nama gelandang muda Arema FC Hanif Sjahbandi yang juga dipanggil bersama Timnas Indonesia. Bagus dan Hanif hanya berstatus pemain undangan yang mendapat kesempatan latihan bersama pemain senior.

"Bagus Kahfi kami beri kesempatan berlatih bersama Timnas Indonesia Senior sebagai bentuk apresiasi setelah bermain bagus pada Piala AFF U-18 2019 kemarin," kata Simon dilansir situs resmi PSSI.

Indonesia akan menghadapi Malaysia pada babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 5 September 2019.


RRN/CNNI