Bahaya Menggunakan Rem Depan saat Motor Melaju Pelan

Administrator - Selasa,20 Agustus 2019 - 13:33:33 wib
Bahaya Menggunakan Rem Depan saat Motor Melaju Pelan
Pengereman sepeda motor harus disesuaikan dengan kecepatan berkendara. Medcom.id pic

Jakarta: Masih banyak pengemudi motor yang tak tahu cara pengereman yang baik dan benar pada saat ini. Tentu ini jadi situasi yang mengkhawatirkan. Sebab, salah menarik rem bisa menimbulkan celaka. Bukan hanya untuk diri sendiri, namun juga berbahaya untuk orang lain.

Chief Instructor dan pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDCC), Jusri Pulubuhu menegaskan cara pengereman sepeda motor harus memperhatikan kecepatan saat berkendara. Tidak asal tarik tuas rem tanpa memperkirakan, ban akan kehilangan daya cengkeram ke permukaan jalan atau tidak.

"Jangan sembarangan menggunakan rem. Lakukan analisis awal kecepatan dan kondisi sekitar. Termasuk sudut kemiringan kendaraan saat menikung khususnya sepeda motor," papar Jusri saat berbincang di Jakarta, beberapa waktu lalu seperti sitat Medcom.id.


Lebih lanjut Jusri menjelaskan, jangan menggunakan rem depan saat kecepatan kendaraan di bawah 30 kilometer per jam (kpj). Cukup dengan rem belakang saja. "Menggunakan rem depan saat kecepatan rendah bisa membuat roda mengunci dan setang berbelok," tambah pria yang sudah lama malang-melintang di duniasafety riding dan safety driving tersebut.

Jika ingin memperlambat motor saat berada di kecepatan 30-80 kpj, kombinasikan antara rem belakang dan rem depan. Cara ini dianggap jadi cara paling tepat, mengingat jarak pengereman bisa lebih pendek. Juga efektif sebagai cara berkendara yang aman.

Hal ini juga yang menjadi dasar bagi Honda motor dalam mengembangkan sistem pengereman yang mereka sebut dengan teknologi combi brake system (CBS). Teknologi tersebut kini diterapkan di beberapa varian motor skuter matic-nya. Tapi, melakukan pengereman dengan bijak, tetap jadi kuncinya.


RRN/MC