KIDBF 2019,

Letkol Aidil Amin: Untuk Pertama Kali 11 Bendera Negara Berkibar di Kampar

Administrator - Jumat,19 Juli 2019 - 09:57:12 wib
Letkol Aidil Amin: Untuk Pertama Kali 11 Bendera Negara Berkibar di Kampar
cakaplah.com pic

BATUBERSURAT : Rasa haru mewarnai pembukaan event Kampar International Dragon Boat Festival 2019 (KIDBF) di Danau Rusa, Kelurahan Batubersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Kamis (18/7/2019).

Pada acara pembukaan yang menyedot perhatian ribuan masyarakat ini terlihat sebelas bendera dari berbagai negara berkibar di pinggir Danau Rusa.

Ketua Panitia Kampar International Dragon Boat Festival 2019 Letkol Infanteri Aidil Amin tampak tak kuasa menahan haru dan bahagia atas terselenggaranya event yang hampir saja pernah terlintas dalam pikirannya karena mau menyerah, namun berkat perhatian Gubernur Riau dan para pemuda dan orang-orang yang ikhlas dalam bekerja akhirnya sebelas bendera negara peserta termasuk bendera Negara Indonesia berkibar di arena yang indah ini.

Dandim 0313/KPR yang juga Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Kampar ini mengakui bahwa adanya perhatian dari Gubernur Riau Syamsuar sekaligus kehadirannya membuka secara resmi event ini diibaratkan sebuah pelita dalam kegelapan.

"Jujur saya pernah terlintas dalam pikiran mau menyerah tapi dalam dua menit saat bertemu Gubernur Riau memutuskan, oke laksanakan pak Dandim," beber Aidil seperti sitat cakaplah.com, Jumat (19/7/2019).


Ia mengakui merasa mendapat energi baru setelah mendapat restu dari Gubernur Riau.

Lebih lanjut Aidil mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir, Danau Rusa yang memiliki keindahan alam yang luar biasa disulap menjadi arena dragon boat. Pekerjaan ini membutuhkan perjuangan penuh semangat dan keikhlasan.

"Ini disupport pemuda-pemuda yang ikhlas," ulas Aidil yang juga menyebut satu persatu pihak yang telah membantu penyelenggaraan event akbar ini.

"Terima kasih kepada pejuang-pejuang yang ikhlas. Dua bulan saya tak ada memberikan apapun, baik support makan minum, sampai detik ini. Saya merasa terharu pada hari ini," terang lulusan SMAN 1 Bangkinang Kota dan Pondok Pesantren Islamic Centre Kampa dan bergelar Datuk Palo Panglimo Kampa.

Kepada seluruh masyarakat ia bermohon agar melayani tamu dengan baik dan segala keramahtamahan.


Kepada Gubernur Riau Syamsuar ia juga menitip salam dan pesan masyarakat XIII Koto Kampar agar memberikan perhatian khusus untuk pengembangan pariwisata dan kedepan bagaimana mensinkronkan olahraga dan pariwisata.

Aidil juga mengundang masyarakat agar mengikuti kegiatan seminar internasional tentang pemaparan sejarah dan pameran benda sejarah.

Sementara itu Gubernur Riau H Syamsuar sebelum pemukulan gong pertanda dibukanya event KIDBF 2019 memuji kegiatan ini karena bermanfaat bagi Kampar maupun Riau. Ia menilai daerah ini memiliki potensi wisata maupun potensi olahraga yang bisa melahirkan atlet dayung di Riau.

Ia menyambut baik kegiatan ini saat Dandim 0313/KPR menyampaikan hal ini kepadanya karena ini merupakan sport tourism, dimana kegiatan ini mengembangkan olahraga sekaligus wisata.

Ia berharap agar semakin banyak lahir atlet dayung di Riau dan ia mengaku bangga bahwa selama ini telah ada pedayung Riau yang mengharumkan nama Indonesia di ajang Asian Games.


Ia berpesan, dalam event seperti ini, salah satu yang terpenting itu adalah kesepakatan tenaga kesehatan dalam menangani insiden.

"Pengalaman kami pada Tour de Siak, yang paling penting itu tim kesehatan. Penilaian dunia bagaimana tim kesehatan mengatasi insiden, tindakan cepat petugas kesehatan apabila terjadi kecelakaan," bebernya.

Mantan Bupati Siak dua periode ini minta seluruh elemen menjaga nama baik Kampar dan Provinsi Riau.

"Kalau tahun ini berjalan dengan baik, Insya Allah tahun depan lebih ramai. Saya mengharapkan bertambah lagi peserta dari manca negara," ulasnya.

Sementara itu sebelas negara peserta Kampar International Dragon Boat Festival 2019 adalah Indonesia, Australia, Kenya, Kanada, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, China, Taiwan, Hongkong dan Filiphina.

Dari 11 negara ini ada tim 13 yang berlaga sejak Kamis hingga Ahad, 18-21 Juli 2019 nanti. Peserta dari dalam negeri ada 8 tim yakni 3 dari Sumbar dan 5 dari Provinsi Riau. Keseluran tim ada 20 tim, lebih separuhnya berasal dari luar negeri.


RRN/CKP