Deputi Pencegahan KPK Ikut Daftar Seleksi Capim

Administrator - Kamis,04 Juli 2019 - 13:56:43 wib
Deputi Pencegahan KPK Ikut Daftar Seleksi Capim
Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan. cnni pic

Jakarta : Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan mendaftarkan diri mengikuti seleksi calon pimpinan (capim) lembaga antirasuah tersebut untuk periode 2019-2023.

Ia mendaftarkan diri dengan menyerahkan berkas secara langsung ke kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (4/7/2019). Menurut buku tamu gedung Setneg, Pahala tercatat datang pada pukul 08.40 WIB.

"Betul, sudah daftar tadi pagi," kata Pahala seperti sitat CNN Indonesia.

Saat ditanya soal komisioner petahana yang mendaftar seleksi capim KPK seperti dirinya, Pahala menyatakan tidak tahu. Ia menyatakan niat ikut seleksi tersebut datang, dan dilakukan secara individu.

"Wah enggak tahu, kan individu ya. Jadi enggak dibuat list-nya juga," ujar Pahala.

Sebelumnya, Ketua Panitia seleksi capim KPK Yenti Ganarsih mengatakan ada total 205 orang yang sudah mendaftarkan diri menjadi capim KPK per Kamis (4/7/2019) pagi ini. Masa pendaftaran itu akan ditutup pada pukul 16.00 WIB hari ini.


Yenti mengatakan di antara 205 orang yang telah mendaftar, ada di antaranya komisioner KPK yang masih menjabat saat ini.

"Sampai pagi ini ada 205 pendaftar, 2 Komisioner KPK [komisiomsr KPK periode 2015-2019]," kata Yenti saat dikonfirmasi, Kamis (4/7/2019).

Namun, Yenti enggan membeberkan nama dua komisoner yang kembali mengikuti seleksi capim KPK tersebut. Selain dari internal KPK, tim seleksi pun menerima pendaftar dari unsur Polri, jaksa atau hakim dan advokat.

"Pengacara 43 orang, akademisi 40 orang, swasta 20 orang, jaksa/hakim 13 orang, Polri 9 orang, auditor 3 orang. Sisanya berasal dari berbagai latar belakang," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu nama yang sudah mendaftarkan diri sebagai capim KPK adalah mantan Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Komisaris Jenderal (Purn) Anang Iskandar.

Pensiunan jenderal bintang tiga itu mengaku ingin mengabdikan dirinya dalam pemberantasan korupsi. Ia pun mendaftar sendiri ke Sekretariat Pansel Capim KPK. Selain ia ada sejumlah nama perwira tinggi Polri yang sempat juga beredar. Nama-nama tersebut merupakan rekomendasi dari Polri.


RRN/CNNI