Dulu Kalah Tipis dari Petahana, Zukri Siap Kembali Maju Pilkada Pelalawan 2020

Administrator - Selasa,11 Juni 2019 - 16:46:52 wib
Dulu Kalah Tipis dari Petahana, Zukri Siap Kembali Maju Pilkada Pelalawan 2020
Zukri Misran. cakaplah.com pic

PEKANBARU : Caleg DPRD Provinsi Riau terpilih Zukri Misran siap kembali maju pada Pilkada Kabupaten Pelalawan yang akan berlangsung 2020 mendatang.

Apalagi nama politisi PDIP Riau tersebut digadang-gadangkan menjadi calon kuat memenangkan Pilkada menggantikan HM Harris yang sudah memimpin Pelalawan selama dua periode.

Sebagaimana diketahui pada Pilkada Pelalawan tahun 2015 lalu Zukri maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Anas. Perolehan suara pasangan ini cukup tinggi bahkan hanya kalah tipis dari perolehan suara petahana HM Harris-Zardewan.


Hasil pleno KPU Pelalawan menyatakan Harris-Zardewan memperoleh 68.618 suara atau 50,57 persen suara sah. Sementara pasangan Zukri Misran-Abdul Anas mendapat 67.080 suara atau 49,43 persen dari 135.698 suara sah. Atau hanya terpaut 1.538 suara atau, 1,13 persen.

Tak hanya itu, pada Pemilu Legislatif Provinsi Riau dapil Pelalawan-Siak 17 April lalu, tingkat perolehan suara Zukri juga cukup tinggi yakni mencapai 24 ribu suara atau lebih tinggi dari anak bupati Pelalawan, Sewitri (21 ribu), Sugianto (14 ribu), dan Husni Thamrin (19 ribu).

Maka tidak heran kalau pada Pilkada Pelalawan mendatang Zukri disebut-sebut menjadi kandidat kuat.


Terkait namanya disebut-sebut kembali maju pada Pilkada Pelalawan tahun depan Zukri mengatakan siap mengemban amanah rakyat. Disitat CAKAPLAH.com, Zukri mengatakan keinginannya untuk mengabdi kepada kampungnya, Pelalawan.

"Insya Allah jika memang diberi kesempatan untuk mengabdi untuk negeri di sisa hidup supaya bisa bantu banyak orang. Insya Allah saya siap," kata Zukri, Selasa (10/6/2019).

Saat ditanya pendapatnya terkait nama-nama lain yang mencuat untuk kursi Pelalawan 1, seperti Husni Tamrin dan anak dari Bupati Pelalawan aktif, Sewitri dan Ade Sukemi, pria yang duduk kembali untuk menempati kursi DPRD Riau ini mengaku itu hal biasa.

"Biasa saja, kan memang kita ini berebut untuk membangun negeri, dalam politik yang ingin maju kan biasa, nanti siapa yang diamanahkan rakyat," imbuhnya.


RRN/CKP