Harga Emas Antam Mandek Rp669 Ribu per Gram

Administrator - Rabu,15 Mei 2019 - 14:22:55 wib
Harga Emas Antam Mandek Rp669 Ribu per Gram
Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk terpantau stagnan pada hari ini, Rabu (15/5) di posisi Rp669 ribu per gram. Tidak berubah dibanding kemarin. cnni pic

Jakarta: Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam terpantau stagnan pada hari ini, Rabu (15/5) di posisi Rp669 ribu per gram. Harga emas tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya, Selasa (14/5).

Harga pembelian kembali (buyback) juga menetap di harga Rp592 ribu dari harga buyback sebelumnya.

Emas batangan Antam dijual dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Harga emas per gram pun berbeda untuk setiap ukuran emas.

Disitat CNN Indonesia, berdasarkan situs logammulia.com, emas batangan Antam dengan ukuran 0,5 gram dijual dengan harga Rp359 ribu, sedangkan ukuran satu gram dijual dengan harga Rp669 ribu.


Lebih lanjut, emas dengan ukuran dua gram dijual dengan harga Rp1,28 juta, ukuran tiga gram sebesar Rp1,9 juta, ukuran lima gram sebesar Rp3,16 juta, dan ukuran sepuluh gram sebesar Rp6,26 juta.

Sedangkan emas dengan ukuran 25 gram dijual dengan harga Rp15,55 juta, ukuran 50 gram dijual dengan harga Rp31,05 juta, dan ukuran 100 gram dijual dengan harga Rp62 juta.

Lalu, emas dengan ukuran 250 gram dijual dengan harga Rp154,75 juta, ukuran 500 gram dijual dengan harga Rp309,3 juta, dan ukuran 1.000 gram dijual dengan harga Rp618,6 juta.


Selain menjual emas batangan polos, perusahaan pelat merah tersebut juga menjual emas batangan dengan motif batik dan emas tematik dengan harga yang berbeda-beda. Antam juga menyediakan perak murni 99,95 persen serta koin dinar dan dirham.

Sementara itu, emas global turun dari level tertingginya pada perdagangan Selasa (14/5). Ini disebabkan pasar saham dan dolar AS kembali menguat setelah negosiasi antara AS-China mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang mereka yang berkepanjangan.

Disitat CNN Indonesia emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi US$1.295,18 per ons setelah mencapai harga tertingginya sejak 11 April di posisi US$1.303,26.


RRN/CNNI