Diumumkan Melalui Facebook, 185 Siswa SMAN 2 Bangko Lulus UN

Administrator - Rabu,15 Mei 2019 - 11:45:35 wib
Diumumkan Melalui Facebook, 185 Siswa SMAN 2 Bangko Lulus UN
Siswa SMA merayakan kelulusan UN dan UAS. F Amran

ROHIL : Senin, 13 Mei 2019, seluruh sekolah SMA/SMK negeri dan swasta di Rokan Hilir (Rohil) mengumumkan hasil Ujian Nasional (UN) dan Ujian Akhir Sekolah (UAS). Begitu juga dengan sekolah SMA/SMK negeri dan swasta yang ada di Kecamatan Bangko, Kota Bagansiapiapi, Rohil.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, perayaan kelulusan usai diumumkan hasil UN dan UAS,  tidak tampak adanya konvoi panjang kendaraan roda dua siswa dan siswi yang lulus UN dan UAS. Meski demikian, ada juga gerombolan kecil siswa yang berkonvoi, serta saling mencoret dan menandatangani baju seragam.

Di SMA Negeri 02 Kecamatan Bangko, pengumuman UN dan UAS dilakukan melalui media sosial (medsos). Siswa yang rata-rata kini memiliki handphone android langsung dapat mengumumkan usai sekolah mengumumkan siapa saja yang lulus dapat di lihat di Facebook.


"Kita mengumumkan kelulusan siswa melalui Facebook sekolah. Tujuan mengumumkan melalui Facebook guna mengantisipasi konvoi siswa, dan hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kepala Sekolah SMA Negeri 02 Bangko, Haryati Tatoe SPd, kepada radarriaunet.com.

Di SMA Negeri 02 Bangko, sebut Haryati, peserta UN dan UAS berjumlah 185 siswa. Terdiri dari 88 siswa jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan 97 siswa jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Keseluruhan siswa peserta ujian, sebut Haryati, mengikuti UN berbasis komputer atau UNBK. "Alhamdulillah semua siswa SMA Negeri 02 Bangko lulus semua," ujar Haryati.

Pasca pengumuman kelulusan, kata Haryati, sekolah akan mengeluarkan surat keterangan lulus, yang dapat dipergunakan buat melamar pekerjaan dan atau melanjutkan pendidikan. Bagi siswa yang mampu, kata Haryati, disarankan melanjutkan pendidikan, dan atau sambil bekerja.

"Harapan kita kepada siswa yang mampu dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sambil bekerja. Kepada yang tidak melanjutkan diharapkan dapat mencari pekerjaan, dan sedapatnya tidak menjadi pengangguran," jelas Haryati.


RRN/Amr