Deteksi Kerusakan Kaki-kaki Mobil Sebelum Mudik

Administrator - Selasa,14 Mei 2019 - 15:13:51 wib
Deteksi Kerusakan Kaki-kaki Mobil Sebelum Mudik
Ilustrasi. cnni pic

Jakarta : Umat muslim di Indonesia akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga besar. Tak sedikit masyarakat mengendarai mobil pribadi untuk memenuhi ritual mudik tahun ini.

Sebelum mobil diajak menempuh perjalanan jauh hingga berjam-jam, ada baiknya mengecek kesiapan kendaraan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan mudik.

Bagian yang harus diperhatikan adalah kaki-kaki. Area ini terdiri dari berbagai komponen. Komponen-komponen tersebut harus kita pastikan berfungsi dengan baik. Kita bisa mendeteksi kerusakan kaki-kali mobil sendiri, berikut caranya.


Pertama shockbreaker atau suspensi yang berfungsi untuk meredam getaran saat melewati jalanan berbatu, gundukan jalan, maupun tanjakan.

Kita bisa merasakan kerusakan suspensi. Kerusakan awal terasa ketika mobil melalui polisi tidur atau tanjakan tak terlalu tinggi. Saat itu kita bakal mendengar bunyi berdecit.

Suara tersebut juga disertai guncangan pada mobil lebih dari biasanya. Bahkan, goyangan tersebut bisa terjadi lebih dari satu kali. Perlu diketahui peredam kejut ini juga menjadi penentu keamanan dan kenyamanan dalam berkendara. Bila komponen ini rusak menimbulkan ketidaknyamanan berkendara.


Ban dan Pelek


Ban juga dapat menjadi indikasi vital dalam mencari tahu kerusakan kaki-kaki. Tekanan angin ban tidak sesuai dan permukaannya tidak rata atau bergelombang, menjadi salah satu kemungkinan ketidakstabilan kaki-kaki mobil.

Ketika permukaan ban terlihat seperti bergelombang, kita perlu mengganti ban dengan yang baru.

Sedangkan pemeriksaan pelek dapat dilakukan dengan merasakan setir, apakah bergetar saat berjalan pada kecepatan yang cukup tinggi. Apabila setir bergetar, itu salah satu indikasi pelek sudah tidak rata. Perhatikan juga bentuk fisik lingkar roda tersebut apakah bergelombang, penyok, atau mungkin retak.

Jika terdengar bunyi 'kruk-kruk' yang terdengar tipis itu bisa berasal dari kerusakan link stabilizer. Link stabilizer berfungsi sebagai penghubung stabilizer dengan coilover shock atau biasa disebut dengan lengan ayun. Kerusakan dapat dideteksi dari bunyi aneh tadi pada saat melewati jalanan rusak atau berlubang.


Bushing


Bushing merupakan komponen yang berfungsi membantu pengendalian roda oleh setir. Jika setelah berbelok setir tidak dapat berbalik sendiri seperti seharusnya maka bushing perlu dicek.

Tanda lain bahwa bushing perlu dicek, yaitu bunyi halus dan getaran yang terasa sampai ke setir. Biasanya bunyi saat melewati jalan yang tidak rata. Komponen berbahan karet melingkar yang berwarna hitam di ujung as roda mobil ini pun perlu diganti jika sudah terlihat retak dan pecah.

Tie rod dijelaskan adalah komponen yang meneruskan pergerakan setir ke ban mobil. Sedangkan tanda-tanda kerusakan kaki-kaki mobil ini terdeteksi dari setir mobil yang terasa agak ringan dan tidak mempengaruhi arah mobil meski pengemudi memutarnya.

Jika mulai rusak, komponen ini juga mengeluarkan bunyi. Bunyi yang ditimbulkan akibat rusaknya tie rod tidak jauh berbeda dengan bunyi kerusakan link stabilizer. Kerusakannya dapat membuat mobil sulit dikendalikan sehingga membuatnya tidak stabil, terlebih pada kecepatan tinggi.


As roda


Kerusakan as roda, mengutip SevaId mudah dideteksi. Caranya dengan mendongkrak mobil lalu putar roda searah jarum jam. Jika ada bunyi-bunyi aneh seperti berderit atau roda bergetar, as roda mungkin saja sudah aus atau kering.

Kita juga bisa memeriksa ball joint dengan menggoyangkan dengan sedikit tenaga roda ke atas dan ke bawah saat mobil didongkrak. Pastikan tidak ada bunyi gesekan dan roda tidak naik atau turun dengan jeda yang jauh.

Ball joint ini berfungsi sebagai sumbu lower arm atau as roda mobil, sehingga dapat mempertahankan posisi as roda pada tempatnya ketika mobil berbelok.

Jika sudah mendeteksi seluruh kerusakan, ada baiknya hal ini diteruskan ke bengkel terpercaya. Jangan sampai mudik ke kampung halaman terganggu akibat kerusakan kaki-kaki mobil.


RRN/CNNI