Ban Mobil Kelebihan Tekanan Angin, Ini Efek Buruknya

Administrator - Kamis,02 Mei 2019 - 15:24:37 wib
Ban Mobil Kelebihan Tekanan Angin, Ini Efek Buruknya
Tekanan angin ban mobil yang berlebih bikin aus di bagian tengah. medcom.id pic

Jakarta: Jangan anggap sepele dalam mengisi tekanan angin pada ban mobil, jika tidak sesuai dengan yang dianjurkan, akan membuat si karet bundar menjadi cepat rusak. Resiko yang terburuk, mobil bisa mengalami pecah ban saat dikendarai dalam kecepatan tinggi.

Disitat medcom.id, General Manager Marketing & Sales Retail GT Radial, Arijanto Notorahardjo mejelaskan, efek tekanan angin yang berlebih (over inflation) akan membuat keausan ban di bagian tengah. Saat dikendarai mobil juga terasa terombang-ambing, dan sangat berbahaya karena mobil cenderung sulit dikendalikan.

Selain itu, pengisian angin yang berlebih dapat membuat tekanan pada sisi pelek, sehingga akan beresiko mudah rusak dan gampang meledak jika menabrak lubang atau benda lainnya di jalan.

Arijanto menyarankan, untuk tidak membawa beban/muatan secara berlebihan. Tujuannya agar kondisi ban lebih awet, karena beban berlebih akan meningkatkan tekanan terhadap ban.


Berdasarkan hasil pengetesan, 80 persen kerusakan di bagian ban disebabkan oleh tekanan angin yang tidak tepat. Bisa jadi angin terlalu keras atau kurang angin. Cara untuk mendeteksinya pun tak sulit. Jika bagian ban terlihat membulat di bagian tapak, meski mobil sudah diisi beban, itu tandanya tekanan angin sangat berlebihan. Kalau kondisi ini dibiarkan, maka permukaan ban bisa aus di bagian tengah saja.

Kemudian untuk mendeteksi jika ban kekurangan angin, ini juga cukup gampang. Bisa melihat bagian samping ban yang terlihat menggembung. Jika ini dibiarkan, maka permukaan bagian tepi ban akan aus terlebih dahulu.

Kedua kondisi ini sangat berbahaya, lantaran membuat cengkeraman ban terhadap permukaan jalan tidak maksimal. Sehingga pada kecepatan tertentu, ban sangat rentan kehilangan traksi dan membuat mobil sulit dikendalikan.

Untuk itu selalu pastikan tekanan ban mobil sesuai petunjuk dari pabrikan, yang menempel di bagian pintu pengemudi. Sedapat mungkin, selalu gunakan alat pengontrol tekanan angin ban agar kondisi ban selalu optimal. Di beberapa mobil modern keluarga, fitur tire pressure management system lebih mempermudah kita mengontrol tekanan angin dalam ban.


RRN/Mdc