Sungai Cikapundung Meluap, Tiga Kecamatan di Bandung Terendam

Administrator - Kamis,04 April 2019 - 11:08:48 wib
Sungai Cikapundung Meluap, Tiga Kecamatan di Bandung Terendam
Ilustrasi banjir di kabupaten Bandung. cnni pic

Jakarta: Intensitas hujan yang tinggi di Kabupaten Bandung sejak Rabu (3/4) malam hingga Kamis (4/4) pagi menyebabkan Sungai Cikapundung meluap. Tiga kecamatan yakni Dayeuhkolot, Bojongsoang dan Baleendah terendam banjir.

Banjir yang menggenangi sejak pukul 20.00 WIB merendam permukiman, fasilitas umum dan jalan raya. Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Budi Budiman Wahyu mengatakan ketinggian air berada di kisaran 10-40 cm di wilayah Dayeuhkolot, 10-30 cm di Bojongsoang dan 10-60 cm di Baleendah.

"BPBD Provinsi Jawa Barat berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung. Melakukan assesment ke lokasi kejadian," ujar Budi dalam surat elektroniknya, seperti sitat CNN Indonesia, Kamis (4/4/2019).


Budi mengatakan dua dari tiga kecamatan yang terendam banjir membuat sebagian warga mengungsi ke posko pengungsian. Dua kecamatan tersebut yaitu Baleendah dan Dayeuhkolot.

Adapun jumlah pengungsi di dua kecamatan tersebut yakni 101 kepala keluarga atau 286 jiwa. Pengungsi termasuk 49 di antaranya lansia, 27 balita, 8 ibu menyusui, empat bayi, satu ibu hamil dan empat orang penyandang disabilitas.

"Posko Pengungsi diaktifkan kembali. Upaya yang telah dilakukan yakni pemberian bantuan alas tidur dan selimut," kata Budi.

Situasi terkini hingga pukul 07.00 WIB, air masih tampak menggenang. "TMA air kembali naik setelah diguyur hujan deras tadi malam menyebabkan kemacetan di beberapa titik," katanya.


Masih dari kota Kembang, sebelumnya pada Senin (1/4), banjir juga menggenangi jalan di wilayah kelurahan Binaharapan, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.

Dari rekaman video yang diunggah Kepala Pusdatin dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho banjir akibat hujan deras dan tanggul jebol itu membuat siswa-siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 224 Cijambe terjebak. Para siswa itu pun dibantu evakuasi oleh warga di tengah hujan deras.

Situasi yang sama pun dialami siswa di SDN 106 Aji Tunggal, Jalan Terusan Sukup No 5, Pasir Endah, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung.

Koordinator Humas Basarnas Jawa Barat, Joshua Banjarnahor mengatakan saat kejadian banjir bandang masih ada kegiatan belajar mengajar. Dia menganjurkan kepada masyarakat untuk tetap waspada terkait banjir yang bisa terjadi kapan saja. Ia berharap masyarakat tetap tenang menanggapi banjir yang terjadi.


RRN/CNNI