Indonesia Ditargetkan Ekspor 450 ribu Mobil pada Tahun ini

Administrator - Senin,01 April 2019 - 13:33:53 wib
Indonesia Ditargetkan Ekspor 450 ribu Mobil pada Tahun ini
Ratusan mobil Toyota yang siap di ekspor berada di Indonesia Kendaraan Terminal, Tanjung Priok, Jakarta Utara (5/9). cnni pic

Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menginginkan ekspor mobil dari Indonesia bisa mencapai 450 ribu unit pada tahun ini. Target itu naik dari hasil pada 2018 yakni 346 ribu unit atau setara USD4,78 miliar.

"Tahun kemarin, ekspor mobil CBU sudah menyentuh di angka 264 ribu unit, dan yang bentuk CKD sekitar 82 ribu unit, sehingga total menembus 346 ribu unit. Tahun ini ditargetkan bisa menembus 400-450 ribu unit," ungkap Airlangga Hartarto dalam siaran resmi Kemenperin, seperti sitat CNN Indonesia, Senin (1/4/2019).


Kontributor ekspor mobil terbesar dari Indonesia adalah Toyota Indonesia Motor Manufacturing (TMMIN). Menurut laporan TMMIN pada tahun lalu ekspor mereka menyentuh 206.600 unit dalam bentuk Completely Built Up (CBU).

Pada 2018, Indonesia sanggup memproduksi kendaraan roda empat atau lebih sejumlah 1,34 juta unit atau setara USD13,76 miliar. Airlangga menyebut pada 2020 produksinya bisa ditingkatan menjadi 1,5 juta unit.

Dia juga menjelaskan Indonesia yang selama ini jadi basis produksi MPV, truk, dan pikap akan diarahkan meningkatkan ekspor dengan target besar sebagai pemasok sedan dan SUV. Salah satu pasar yang dikatakan terbuka untuk dipenetrasi adalah Australia.


Indonesia juga sudah disiapkan menjadi basis produksi mobil-mobil yang masuk dalam program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV). Pada 2025, sekitar 20 persen kendaraan yang diproduksi di dalam negeri merupakan berbasis teknologi listrik.

"Industri otomotif nasional sebagai salah satu sektor andalan dalam road map Making Indonesia 4.0, yang ditargetkan pada tahun 2030 dapat menjadi basis produksi kendaraan bermotor Internal Combustion Engine (ICE) maupun Electrified Vehicle (EV) untuk pasar domestik dan ekspor," ucap Airlangga.


RRN/CNNI