Antre Loket Manual, Penumpang MRT Kecewa Belum Ada Multi trip

Administrator - Senin,01 April 2019 - 13:27:57 wib
Antre Loket Manual, Penumpang MRT Kecewa Belum Ada Multi trip
MRT mulai beropersi secara komersial 1 April 2019. cnni pic

Jakarta: Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta resmi beroperasi secara komersial, Senin (1/4). Antrean calon penumpang pun sudah terlihat sejak pagi di Stasiun MRT Lebak Bulus.

Penumpang saat ini belum bisa menggunakan kartu MRT Jakarta Jelajah Multi Trip karena belum diperjualbelikan. Para penumpang saat ini hanya bisa menggunakan kartu Jakarta Jelajah Single Trip di loket manual yang ada di stasiun.

Mesin tiket otomatis belum bisa digunakan. Sehingga calon penumpang terpaksa mengantre membeli tiket di loket manual.


Ada dua loket untuk pembelian tiket di Stasiun Lebak Bulus. Namun loket 2 baru dibuka pada pukul 07:13 WIB. Sempat terjadi antrean panjang namun masih teratur.

Cahyo (35), penumpang MRT yang akan menuju ke Blok M, mengeluarkan uang sebesar Rp19.ribu untuk membayar tarif perjalanan dari Stasiun Lebak Bulus menuju Dukuh Atas.

"Mau ke Blok M beli kartu MRT single trip Rp 15.000 untuk kartu dan Rp 4.000 untuk tarif ke Blok M," kata Cahyo seperti sitat CNNIndonesia.com, Senin (1/4/2019).


Cahyo mengaku cukup puas dengan layanan MRT hari ini. Namun ia mengeluhkan sempat mengantre untuk pembelian tiket selama kurang lebih 15 menit.

"Ngantri ada lah 15 menit untuk membeli kartu MRT single trip," kata Cahyo.

Lain halnya dengan Cahyo, Merry mengeluh karena sudah mengantri ternyata belum bisa membeli kartu MRT Multi Trip.

"Saya akhirnya pakai e-money lagi, karena kartu untuk multi trip belum bisa dibeli," kata perempuan berumur 41 tahun.


Selain dapat menggunakan kartu MRT single trip, para pengguna MRT dapat menggunakan kartu elektronik berbayar lainnya.

Sama halnya dengan Meri, Galuh (31) yang akan berpergian ke kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) memilih menggunakan kartu e-money sehingga tidak perlu antre.

"Sudah bawa e-money. Jadi nanti tinggal nge-tap saja," ujar Galuh.

Sejauh ini, Para petugas security terlihat aktif untuk menginformasikan pada masyarakat terkait kartu yang bisa digunakan untuk menaiki MRT seperti e-money, flazz, tapcash, Brizzi dan jackcard.

Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Muhamad Kamaludin menyatakan pihaknya kini untuk sementara menyediakan dua opsi pembayaran.


Metode itu adalah, pertama, Kartu MRT Jakarta Jelajah Single Trip. Kartu ini, kata dia, dapat diperoleh di mesin tiket otomatis (ticket vending machine) atau loket tiket (ticket sales office) yang ada di seluruh stasiun MRT Jakarta.

Kedua, Kartu Uang Elektronik Bank yaitu JakLingko, E-Money (Bank Mandiri), Brizzi (BRI), Tap Cash (BNI), Flazz (BCA), dan JakartOne (Bank DKI).

"Adapaun Kartu MRT Jelajah Multi Trip belum diperjualbelikan karena dalam proses perizinan," ucap Kamaluddin.

"Layanan MRT Jakarta pada tanggal 1 April dapat dinikmati masyarakat mulai pukul 05.30 WIB untuk pemberangkatan kereta pertama dari Stasiun Lebak Bulus dan untuk kereta terakhir pemberangkatan Stasiun Bundaran HI menuju Lebak Bulus pukul 22.01 WIB," tuturnya.


RRN/CNNI