Jokowi Batalkan Remisi Pembunuh Jurnalis

Administrator - Minggu,10 Februari 2019 - 22:33:40 wib
Jokowi Batalkan Remisi Pembunuh Jurnalis
Demo pencabutan remisi Susrama. Foto: grandy/detikcom

Surabaya: Presiden Joko Widodo menyatakan telah menandatangani rancangan keputusan presiden (Kepres) pembatalan pemberian remisi kepada I Nyoman Susrama, terpidana kasus pembunuhan Anak Agung Bagus Prabangsa, jurnalis Radar Bali (Jawa Pos Group). Remisi terhadap Susrama yang sempat menjadi sorotan banyak pihak beberapa waktu terakhir ini.

Kepastian pembatalan disampaikan secara langsung oleh Jokowi kepada Pemimpin Redaksi Jawa Pos Abdul Rokhim saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya, Jawa Timur (Jatim). Rokhim sempat merekam pernyataan Jokowi melalui video di telepon selulernya, yang kemudian disebar di grup WhatsApp Jurnalis Surabaya.

"Saya mewakili redaksi Jawa Pos menagih komitmen Presiden Jokowi yang sebelumnya menjanjikan akan mengkaji pemberian remisi terhadap I Nyoman Susrama," kata Rokhim saat dikonfirmasi terkait video pernyataan Jokowi tersebut, Sabtu, seperti dikutip dari medcom.id 9 Februari 2019.

Dia menjelaskan, sepekan yang lalu, di sela kunjungan kerjanya di Jawa Timur, Jokowi menyempatkan berkunjung ke Kantor Redaksi Jawa Pos di Surabaya. Saat itu, Jokowi menyatakan akan mengkaji remisi terhadap Susrama. "Kami tunggu sampai empat hari lebih tidak ada kabar. Makanya dalam kesempatan bertemu tadi langsung saya tanyakan," ungkap dia.

Jawaban Jokowi, lanjut dia, cukup menggembirakan tak hanya bagi keluarga besar Jawa Pos. Keputusan ini juga berarti besar bagi seluruh insan pers serta masyarakat luas yang menagih agar penguasa menjamin kebebasan pers.

"Maka pembatalan remisi yang dikatakan telah ditandatanganinya merupakan hadiah dari Presiden Jokowi terhadap masyarakat Indonesia di Hari Pers Nasional 2019," ucap dia.

 


RRN/medcom.id