Mercedes-Benz Indonesia: Orang Kaya Tetap Cari Mobil Irit BBM

Administrator - Jumat,08 Februari 2019 - 09:49:55 wib
Mercedes-Benz Indonesia: Orang Kaya Tetap Cari Mobil Irit BBM
Sekitar 10 tahun terakhir, setiap pabrikan otomotif kerap menciptakan mobil irit BBM atas dorongan konsumen dan demi terciptakan lingkungan bersih dari emisi gas buang kendaraan.cnni pic

Jakarta: Mobil irit bahan bakar menjadi dambaan setiap orang, termasuk konsumen mobil premium Mercedes-Benz di Indonesia.

Deputy Director Sales Operations & Product Management Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan pertanyaan calon konsumen kepada tenaga penjualan adalah seberapa efisien konsumsi BBM mobil Mercedes-Benz.

"Di mana itu pertanyaan standar dari konsumen. Kaya ini satu liter bisa berapa kilo," kata Kariyanto di Senayan, Jakarta, seperti sitat CNN Indonesia, Jumat (8/2/2019).

Kariyanto menyimpulkan bahwa konsumen Mercedes-Benz juga 'pusing' dengan urusan konsumsi bahan bakar. Pria karib disapa Kari itu menilai konsumennya tetap mengidamkan mobil yang irit bensin.

Menurut Kari ketika tidak terjadi kecocokan tidak jarang calon pembeli beralih ke model lain dengan alasan mobil 'rakus' bahan bakar.

"Kaya ini satu liter berapa kilo. Nah selagi harga sama dapet efisien lebih tinggi ya kenapa tidak. Karena kerasa juga ngisi satu tangki ya," ucapnya.

Sekitar 15 tahun terakhir, setiap pabrikan otomotif kerap menciptakan mobil irit BBM atas dorongan konsumen dan demi terciptanya lingkungan bersih dari emisi gas buang kendaraan.

Atas dasar itu merek asal Jerman tersebut mengembangkan produk dengan performa tinggi, tanpa menghilangkan efisiensi bahan bakar. Menurut Kari hal tersebut bisa dicapai melalui teknologi EQ Boost.

Teknologi ini diklaim membuat mesin empat silinder performanya seperti mesin enam silinder. Namun soal efisiensi BBM, 'pakemnya' tetap pada mobil dengan mesin empat silinder.

Misalnya mesin E 350 EQ Boost mampu menghasilkan 299 tenaga kuda dan 400 Nm dari kapasitas 1.991 cc. Dengan EQ Boost ada penambahan tenaga sebesar 13,41 tenaga kuda dan torsi 150 Nm. Konsumsi bahan bakar dapat mencapai hingga 6,9-6,7 liter per 100 km dengan kadar emisi CO2 156-153 gram per km.

"Tentunya semakin irit kendaraan dari penawaran pasti mereka bakal lebih senang juga," katanya.

Konsumen Mobil Premium Mulai Suka Warna-warni

Kari mengamini bahwa pihaknya kini tengah membentuk pasar baru untuk mobil premium dengan menghadirkan line up kendaraan beragam warna.

Diketahui, sebelumnya Mercedes-Benz hanya menjajakan produk dengan warna dasar seperti hitam, silver dan putih. Sementara kini tumbuh keinginan warna baru seperti hijau dan merah.

"Padahal kalau di Eropa banyak pilihan warna lain. Market kalau kami bentuk ternyata banyak peminatnya. Misalnya pas kami bawa GLA hijau malah rebutan orang," ungkapnya.

Dengan menghadirkan pilihan warna lebih cerah, peminat merek Mercy juga dirasa lebih berwarna mulai dari kalangan anak muda.


RRN/CNNI