Minimnya Anggaran Perbaikan Gedung DPRD Siak

Administrator - Kamis,31 Mei 2018 - 15:11:11 wib
Minimnya Anggaran Perbaikan Gedung DPRD Siak
Kasubag. Rumah Tangga Sekwan DPRD Kabupaten Siak, H Tamsir (kiri) dan Amrul Sekwan DPRD Siak, serta Gedung DPRD Siak. Foto: riausidik.com

Siak: Seperti ramai diberitakan media, soal dana rutin pemeliharaan gedung DPRD Siak, bagian Sekretaris Dewab (Sekwan) DPRD Kabupaten Siak memberikan tanggapan. Sementara soal dana publikasi media hingga kini belum terjawab.

Melansir riausidik.com. Kasubag Rumah Tangga Sekwan DPRD Kabupaten Siak, H Tamsir, Kamis (31/5/2018) mengatakan soal kondisi gedung DPRD Siak yang belum diperbaiki karena faktor keterbatasan dana.

"Ini faktor utama soal keterbatasan dana kita pak. Dana pemeliharaan kita hanya Rp 180 juta, sehingga kita lakukan skala prioritas. Ya, akhirnya kita buat sistem "Tambal Sulam" pak," kata H Tamsir.

Pihaknya bahkan menjelaskan beberapa titik kondisi Gedung DPRD saat ini membutuhkan perbaikan cepat. "Misal dibagian atap gedung (seng) saat ini kondisi merenggang sehingga bocor. Sudah kita cek, untuk dana perbaikannya sendiri mencapai 3.5 milyar," tambahnya.

Sementara untuk lift, H Tamsir menjelaskan bahwa pengadaan sarana itu dulunya guna memenuhi keterbatasan Ketua DPRD Siak karena sakit.

"Itu dulu Ketua DPRD Siak H Chairuddin Yunus (Alm.) beliau sakit-sakit pak, untuk memudahkan beliau naik di Lt II, sehingga lift itu dibuat. Untuk beberapa tahun terakhir, pemeliharaan Lift tersebut memang tidak kita anggarkan lagi," jelasnya.

Saat dikonfirmasi, siapa yang memiliki peran dan kewenangan penentuan pos anggaran di Sekwan, H Tamsir jawab singkat. "Ya, kalau itu pak Sekwan (Amrul) kita pak," jawab H Tamsir diujung telepon.

Ditambah H Tamsir, untuk anggaran Sekwan pada tahun 2018 ini sebesar Rp59 milyar lebih, untuk seluruh pos anggaran di DPRD Siak.

Dana Publikasi Media Ditutupi
Salah satu bagian pemberitaaan media ini sebelumnya soal dana publikasi, hingga turunnya berita ini, untuk dana publikasi media yang di kelolah oleh Solihin selaku PPTK masih ditutup rapat.

Lsm Minta BPK Serius Audit Dana Sekwan
Menyikapi beberapa penjelasan dari bagian Sekretaris Dewab (Sekwan) DPRD Kabupaten Siak, Lsm Gerhana menilai pihak Sekwan kurang profesioanal dan meminta BPK RI Riau lebih serius mengaudit dana Sekwan DPRD Siak dimaksud.

"Kita menduga pihak Sekwan tidak profesional dalam melakukan kajian skala prioritas kebutuhan di sekretariat dewan. Misal soal atap gedung yang belum juga diperbaiki. Dampaknya tentu akan merembes kesejumlah ruangan jika ini dibiarkan," kata Tommy SH., Kamis (30/5/18) siang di Pekanbaru.

"Aturannya ruangan yang masih bagus, rusak akibat bocornya atap yang tak kunjung diperbaiki. Kenapa demikian, karena Hilirnya yang diperbaiki, bukan Hulunya. Menurut Lsm kita hanya menghabiskan keuangan negara saja," tegas Tommy SH.

Lsm kemudian mencurigai sistem penganggaran di Sekwan, dibeberapa pos anggaran bukan azas manfaat. "Ini patut kita duga, bukan azas kebutuhan melainkan azas "selera". Untuk itu, dalam waktu dekat kita akan menyurati BPK RI Riau untuk meminta serius mengaudit anggaran Sekwan DPRD Siak tahun 2017 dan 2018. " tegas Tommy, SH.

 

sumber: riausidik.com