Kepulangan Rizieq Tak akan Gerus Elektabilitas Jokowi

Administrator - Selasa,23 Oktober 2018 - 23:57:11 wib
Kepulangan Rizieq Tak akan Gerus Elektabilitas Jokowi
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Medcom.id/Dheri Agriesta/Mtvn

Jakarta: Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berniat menjemput Panglima Front Pembela Islam Rizieq Shihab yang sedang berada di Arab Saudi. Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi santai rencana itu.

 

"Itu terserah beliau," kata Kalla kepada awak media di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 23 Oktober 2018.

 

Kalla juga tak khawatir kehadiran pentolan aksi bela Islam 212 itu bakal menggerus elektabilitas calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo. Karena, Presiden Joko Widodo didampingi mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

 

Keberadaan Ma'ruf menjadi vital. Karena pernah memiliki kedekatan dengan masa aksi bela Islam 212 yang dipelopori Gerakan Nasional Pembela Fatwa MUI, tentang kasus penistaan agama yang menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. GNPF membela fatwa yang diputuskan MUI itu.

 

"Rizieq itu namanya gerakan membela fatwa majelis ulama, lho yang teken ini Pak Ma'ruf Amin, bagaimana (bisa) berlawanan (menggerus elektabilitas)," kata Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja itu.

 

Keinginan menjemput Rizieq Shihab disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Hari Santri Nasional dan Milad Front Santri Indonesia pertama di Ciawi, Bogor, kemarin. Mantan Danjen Kopassus itu berharap Rizieq bisa pulang sebelum Pilpres 2019.

 

Prabowo mengaku sempat berkomunikasi dengan Rizieq sebelum menghadiri perayaan Hari Santri Nasional di Ciawi, Bogor itu. Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut bakal menjemput Rizieq yang tak kunjung pulang.

 

Pentolan FPI Rizieq Shihab tak kunjung kembali ke Tanah Air usai menunaikan ibadah umroh di Tanah Suci. Kepergiaan Rizieq ke Arab Saudi bersamaan dengan pengusutan kasus dugaan chat pornografi di Polda Metro Jaya.

 

Ydh/Mtvn