Mereka yang 'Keciptratan' Uang Haram KTP-el

Administrator - Kamis,29 Maret 2018 - 16:11:51 wib
Mereka yang 'Keciptratan' Uang Haram KTP-el
Terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto. MI/Bary Fathahilah/mtvn

Jakarta: Jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan nama-nama yang turut diuntungkan dalam proyek KTP berbasis elektronik (KTP-el). Nama-nama itu tertuang dalam berkas tuntutan terdakwa Setya Novanto.

 

JPU pada KPK Wawan Yunarwanto menyampaikan pihaknya meyakini Novanto terbukti korupsi. Novanto diduga menerima jatah US$7,3 juta.

 

"Di samping itu perbuatan terdakwa juga menguntungkan orang lain dan korporasi," tegas Wawan dalam sidang tuntutan terhadap terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis, 29 Maret 2018.

 

Mereka yang disebut mendapat keuntungan dari proyek KTP-el ini antara lain:

 

1. Irman Rp2,37 miliar, US$877,7 ribu, dan 6.000 dolar Sngapura

 

2. Sugiharto US$3,4 juta

 

3. Andi Agustinus Alias Andi Narogong US$2,5 juta dan Rp1,18 miliar

 

4. Gamawan Fauzi Rp50 juta, satu unit ruko di Grand Wijaya, dan sebidang tanah di Jalan Brawijaya III melalui Asmin Aulia

 

5. Diah Anggraeni US$500 ribu dan Rp22,5 juta

 

6. Drajat Wisnu Setyawan US$40 ribu dan Rp25 juta

 

7. Anggota panitia pengadaan barang/jasa sebanyak 6 (enam) orang masing-masing Rp10 juta

 

8. Miryam S. Haryani US$1,2 juta

 

9. Markus Nari US$400 ribu atau setara Rp4 miliar

 

10. Ade Komarudin US$100 ribu

 

11. M. Jafar Hapsah US$100 ribu

 

12. Husni Fahmi US$20 ribu dan Rp10 juta

 

13. Tri Sampurno Rp2 juta

 

14. Beberapa anggota DPR RI periode 2009-2014 US$12,85 juta dan Rp44 miliar

 

15. Abraham Mose, Agus Iswanto, Andra Agusalam, dan Darma Mapangara selaku Direksi PT LEN Industri masing-masing mendapatkan Rp1 miliar serta untuk kepentingan gathering dan SBU masing-masing Rp1 miliar

 

16. Direktur Utama PT LEN Industri Wahyudin Bagenda Rp2 miliar

 

17. Johannes Marliem US$14,8 juta dan Rp25,2 miliar

 

18. Beberapa anggota Tim Fatmawati, yakni Yimmy Iskandar Tedjasusila Als Bobby, Eko Purwoko, Andi Noor, Wahyu Supriyantono, Setyo Dwi Suhartanto, Benny Akhir, Dudy Susanto, dan Mudji Rachmat Kurniawan masing-masing Rp60 juta

 

19. Mahmud Toha Rp3 juta

 

20. Manajemen Bersama Konsorsium PNRI Rp137,9 miliar

 

21. Perum PNRI Rp107,7 miliar

 

22. PT Sandipala Artha Putra Rp145,8 miliar

 

23. PT Mega Lestari Unggul sebagai holding company PT Sandipala Artha Putra Rp148,8 miliar

 

24. PT LEN Industri Rp3,4 miliar

 

25. PT Sucofindo Rp8,2 miliar

 

26. PT Quadra Solution sebesar Rp79 miliar.

 

Oje/mtvn/RRN