Pengakuan Jennifer Lawrence soal Kardashian sampai Mantan

Administrator - Sabtu,03 Maret 2018 - 14:57:03 wib
Pengakuan Jennifer Lawrence soal Kardashian sampai Mantan
Jennifer Lawrence diminta bicara soal keluarga Kardashian di sebuah acara bincang-bincang. REUTERS/Mario Anzuoni/cnni

Jakarta: Sudah menjadi rahasia umum bahwa Jennifer Lawrence mengagumi keluarga Kardashian dan acara reality show mereka, Keeping Up with The Kardashians. Saat tampil di acara Watch What Happens Live, Lawrence diminta memberi peringkat anggota keluarga tersebut.

 

Sang bintang Red Sparrow diminta mengurutkan klan Kardashian dari yang paling ia sukai.

 

Awalnya ia kebingungan. Namun Lawrence akhirnya menjawab tantangan dengan menyebutkan anggota Kardashian mulai dari yang paling ia favoritkan sampai yang tidak.

 

"Kendall, Khloe, Kim, Kourtney," ucap aktris berusia 27 tahun itu.

 

Namun sedetik kemudian, Lawrence mengubah jawabannya. "Ya Tuhan, aku membenci [melakukan] ini. Apakah Kanye termasuk hitungan? Saya lupa tentang Kris!" ungkapnya dengan heboh.

 

Lawrence pun kebingungan menentukan pilihan. "Tolong jangan lakukan ini. Baik, Kris ada di urutan paling atas, selebihnya saya kira mereka di bagian bawah," katanya menyimpulkan.

 

Selain diminta mengurutkan anggota keluarga Kardashian dan Jenner dari yang paling ia suka, pemeran Mystique dalam X-Men itu turut ditanya soal deretan mantan kekasihnya.

 

Dengan cepat aktris yang kerap disapa JLaw itu mengaku masih menyimpan kenangan dengan para mantannya di ponsel pribadi. "Seluruhnya [masih tersimpan]," katanya.

 

Namun lagi-lagi Lawrence kemudian mengoreksi, "Kecuali yang paling pertama."

 

Permainan lucu-lucuan itu, dikutip Just Jared, dilakukan di tengah Lawrence yang masih mempromosikan film terbarunya, Red Sparrow.

 

Dalam film tersebut ia kembali berakting sebagai karakter perempuan kuat. Dia berperan sebagai Ballerina Dominika Egorova, seseorang yang direkrut menjadi Sparrow alias agen rahasia. Namun, ia berbeda dengan James Bond atau Ethan Hunt.

 

Dalam pekerjaan itu, dia dipaksa untuk menggunakan tubuhnya sebagai senjata. Sparrow merupakan agen yang sengaja direkrut untuk mengorek info dari lawan dengan menggodanya.

 

Rsa/cnni