Plh Sekda Enggan Berkomentar Adanya Tudingan Mafia Proyek

Administrator - Jumat,04 Agustus 2017 - 13:40:30 wib
Plh Sekda Enggan Berkomentar Adanya Tudingan Mafia Proyek
Ilustrasi Pic: Bic

Pekanbaru: Plh Sekda Pekanbaru tampak enggan komentar tentang adanya tudingan mafia proyek. Spanduk yang terpasang di kantor walikota Pekanbaru disebut hanya tudingan sepihak.

Spanduk bertuliskan Mafia APBD Pekanbaru terpasang di Kantor Walikota Pekanbaru. Spanduk yang berukuran sekitar 1x4 meter itu dipasang tepat pada pagar yang mengarah ke Jalan Sudirman. Dimana setiap pengendara yang lewat langsung melihat spanduk yang cukup mencolok itu. Dari foto yang beredar, spanduk tersebut bertuliskan sebuah nama dan foto.

Yakni foto Ketua LPM Pekanbaru Sarjoko di bagian kiri spanduk. Sedangkan pada tulisan terdapat bacaan "seluruh proyek APBD Pekanbaru diarahkan ke Asun. Anggaran APBD Kota Pekanbaru 2017 sebesar Rp 80 Miliar disiapkan untuk Asun. Ini ada apa?" tertulis di spanduk tersebut.

Spanduk tersebut ternyata tidak hanya terpasang disana. Yakni di fly over yang mengarah ke Jalan Imam Munandar Harapan Raya. Diketahui juga, pada pagi hari spanduk tersebut langsung di copot oleh petugas Satpol PP. Sebagaimana yang disampaikan oleh Kasatpol PP Pekanbaru Zoel Fahmi Adrian."benar sudah kami kami copot,"kata Zoel.

Ditanya lebih lanjut soal tudingan tersebut Zoel enggan berkomentar. Karena kewajibannya sebagai Satpol PP hanya menertibkan reklame atau spanduk yang dipasang tidak pada tempatnya.

Disisi lain Plh Sekretaris Kota (Seko) Pekanbaru juga enggan berkomentar. Ia juga tidak mengetahui persis soal pemasangan spanduk tersebut."Saya ngak ada komentar. Karena saya belum dapat laporan. Lagian kan itu hanya tudingan sepihak. Ya, saya cari tahulah dulu ya soal spanduk itu,"katanya.

Rtc/RRN